RADAR KUDUS - Warga Desa Tajungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dibuat geger setelah seorang calon pengantin wanita menghilang tepat pada hari pernikahannya.
Peristiwa tersebut viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warga lantaran akad nikah yang telah dipersiapkan akhirnya batal digelar.
Calon pengantin wanita berinisial NAS (19) diketahui meninggalkan rumah tanpa izin beberapa jam sebelum prosesi akad dimulai.
Keluarga yang panik langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian setelah perempuan tersebut tidak dapat dihubungi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, NAS merupakan warga Desa Tajungsari, sedangkan pria yang diduga kabur bersamanya berinisial DF (18), warga Desa Purwosari, Kecamatan Tlogowungu. Polisi menduga DF merupakan kekasih sang calon pengantin wanita.
Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama, menjelaskan bahwa laporan kehilangan diterima pada Kamis pagi, 21 Mei 2026.
Dari keterangan keluarga, NAS diketahui keluar rumah melalui pintu belakang dengan berjalan kaki saat persiapan akad nikah tengah berlangsung.
“Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan pencarian bersama tim Resmob Polresta Pati dan Polres Jepara,” ujar Kompol Dika dalam keterangannya.
Penyelidikan kemudian mengarah ke wilayah Kabupaten Jepara setelah polisi mendapatkan informasi keberadaan keduanya di sebuah hotel. Aparat akhirnya bergerak menuju Hotel RedDoorz Near Turut yang berada di Desa Kedungcino, Kecamatan Jepara.
Kecurigaan polisi semakin kuat setelah menemukan sepeda motor Honda Beat Street yang diduga digunakan pasangan tersebut. Nama DF juga tercatat di buku tamu hotel dan menempati kamar nomor 04.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan bersama penjaga hotel. Saat pintu kamar diketuk, NAS dan DF ditemukan berada di dalam kamar dan langsung diamankan tanpa perlawanan pada Sabtu, 23 Mei 2026 sekitar pukul 05.15 WIB.
“Keduanya langsung dibawa ke Mapolresta Pati untuk dimintai klarifikasi dan keterangan lebih lanjut,” kata Dika.
Kasus ini sontak menarik perhatian masyarakat karena terjadi tepat di hari pernikahan.
Banyak warga mengaku tidak menyangka acara akad yang sudah dipersiapkan matang mendadak batal akibat calon pengantin perempuan memilih pergi bersama pria lain.
Sejumlah informasi yang beredar di masyarakat menyebut calon mempelai pria memiliki selisih usia cukup jauh dengan NAS.
Namun hingga kini polisi belum memberikan penjelasan detail terkait motif kaburnya calon pengantin wanita tersebut.
Pihak kepolisian menegaskan penanganan kasus dilakukan secara humanis dan mengedepankan pendekatan kekeluargaan.
Aparat juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak memperkeruh suasana kedua keluarga.
Selain itu, proses mediasi masih berlangsung antara pihak keluarga calon pengantin perempuan dan laki-laki di Mapolresta Pati. Polisi berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara damai tanpa memicu konflik baru di tengah masyarakat.
Kasus ini menambah daftar peristiwa unik sekaligus menghebohkan yang terjadi di Kabupaten Pati dalam beberapa waktu terakhir. Hingga kini, kisah calon pengantin kabur sebelum akad masih ramai diperbincangkan warganet di berbagai platform media sosial.
Editor : Mahendra Aditya