Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sinergi TNI-Polri dan Warga Pati Garap Betonisasi Jalan Pertanian di Desa Godo

Ali Mustofa • Jumat, 24 April 2026 | 14:05 WIB
DIGARAP: TNI-POLRI membantu betonisasi jalan di Desa Godo, Winong pada Jumat (24/4). (PENDIM PATI UNTUK RADAR KUDUS)
DIGARAP: TNI-POLRI membantu betonisasi jalan di Desa Godo, Winong pada Jumat (24/4). (PENDIM PATI UNTUK RADAR KUDUS)

PATI – Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati bersama personel Polri dan warga setempat melaksanakan kerja bakti betonisasi jalan pertanian di Desa Godo, Winong, pada Jumat (24/04).

Aksi gotong royong ini merupakan bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan.

Suasana kebersamaan yang kental. Anggota TNI, Polri, dan masyarakat berbagi tugas mulai dari mengoperasikan mesin pengaduk material hingga meratakan beton di sepanjang jalur pertanian tersebut.

Tidak nampak sekat antara aparat keamanan dan warga selama proses pengerjaan berlangsung.

Selain fokus pada pembangunan fisik, kehadiran TNI dan Polri dalam program TMMD ini juga bertujuan untuk mempererat kemanunggalan aparat dengan rakyat.

Sinergitas ini dipandang sebagai modal utama dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah tertinggal atau pelosok.

Komandan Kodim 0718/Pati sekaligus Dansatgas TMMD Reguler ke-128, Letkol Arm Timotius Yogi menjelaskan, pembangunan jalan ini merupakan langkah strategis untuk mendukung produktivitas petani lokal.

"Pembangunan betonisasi jalan pertanian ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat, khususnya para petani, agar lebih mudah dalam mengangkut hasil panen mereka," ujar Letkol Arm Timotius Yogi saat meninjau lokasi.

Ia menambahkan, perbaikan akses jalan ini diharapkan mampu memangkas biaya transportasi dan mempercepat mobilitas warga.

Dengan infrastruktur yang lebih baik, sektor ekonomi di wilayah Desa Godo diharapkan dapat tumbuh lebih signifikan.

Pada pelaksanaan TMMD kali ini, terdapat dua fokus utama, yakni pembangunan fisik dan nonfisik. 

Untuk sektor fisik, dilakukan betonisasi jalan pertanian sepanjang 950 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 16 sentimeter. 

Infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar akses mobilitas warga, khususnya dalam mendukung aktivitas pertanian.

Selain itu, program ini juga mencakup pembangunan enam unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga yang membutuhkan, serta penyediaan enam titik fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di lokasi umum.

Tak hanya itu, pengeboran sumur juga dilakukan guna menunjang kebutuhan air bagi pertanian warga setempat.

Sementara itu, pada sektor nonfisik, TMMD menghadirkan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan pertukangan, pelatihan membatik, serta penyuluhan wawasan kebangsaan.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kesadaran masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. (adr)

Editor : Ali Mustofa
#pati #infrastruktur #pertanian #betonisasi jalan #tmmd