Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bupati Pati Sudewo Dikabarkan Dibawa KPK? Ini yang Terjadi

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 19 Januari 2026 | 17:02 WIB
Bupati Pati Sudewo
Bupati Pati Sudewo

 

PATI — Senin pagi (19/1) di Kabupaten Pati dimulai dengan suasana yang tidak biasa. Pendapa kabupaten yang biasanya ramai aktivitas pemerintahan tampak lebih lengang.

Di halaman depan, sebuah mobil dinas berpelat merah masih terparkir rapi. Kendaraan itu disebut-sebut milik Bupati Pati, Sudewo. Namun sang pemilik tak terlihat.

Di saat yang hampir bersamaan, kabar berembus kencang di kalangan elite politik dan birokrasi Bumi Mina Tani.

Baca Juga: KPK Seret Pejabat Pati: Camat Jaken dan Kades Diperiksa di Rembang, Bupati Sudewo Diusut di Kudus

Sudewo dikabarkan tengah menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Informasi ini menyebar cepat dari mulut ke mulut, memicu spekulasi luas, meski hingga siang hari belum ada pernyataan resmi dari lembaga antirasuah maupun pemerintah daerah.

Sejumlah tokoh politik lokal mengaku mendengar kabar tersebut sejak pagi. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Sudewo sebelumnya sempat berada di Polres Kudus sebelum akhirnya bertolak ke Jakarta.

Namun detail agenda, status pemeriksaan, hingga kapasitas kehadirannya masih simpang siur.

“Pagi tadi ramai. Camat, kepala desa, sampai perangkat desa. Katanya membawa dua koper,” ungkap seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia menyebut informasi tersebut diperoleh dari lingkar internal pemerintahan desa di wilayah selatan Pati.

Baca Juga: KPK Jalankan Pemeriksaan Ganda: Bupati Pati Diperiksa di Polres Kudus, Camat Jaken di Polsek Sumber

Tak hanya Bupati, nama Camat Jaken, Tri Agung Setiawan, juga disebut-sebut turut menjalani pemeriksaan. Bedanya, Camat Jaken dikabarkan diperiksa di lokasi berbeda, yakni di Polsek Sumber, Kabupaten Rembang.

Kabar ini makin memperkuat dugaan adanya rangkaian pemeriksaan yang melibatkan sejumlah pejabat daerah.

Upaya konfirmasi dilakukan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Pati. Wartawan mencoba menghubungi Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dan Penjabat Sekretaris Daerah Teguh Widiatmoko. Namun hingga berita ini disusun, keduanya belum memberikan respons. Sambungan telepon tak terjawab, dan keberadaan mereka tidak diketahui.

Kantor Wakil Bupati dan ruang Sekda pun terpantau kosong saat didatangi. Situasi ini menambah kesan adanya kevakuman informasi di tengah isu besar yang tengah bergulir.

Satu-satunya keterangan resmi datang dari lingkar terdekat Bupati. Ajudan Bupati Pati, Raihan, membenarkan bahwa Sudewo tidak berada di Pendapa. Namun ia hanya menyebut atasannya sedang berada di luar kota.

“Bupati sedang di luar kota,” ujarnya singkat.

Saat ditanya lebih lanjut apakah Sudewo berada di Kabupaten Kudus sebagaimana kabar yang beredar, Raihan memilih tidak merinci. Ia juga menanggapi soal mobil dinas yang masih terparkir di halaman pendapa.

“Beliau menggunakan kendaraan lain,” katanya, tanpa penjelasan tambahan.

Pernyataan tersebut tak serta-merta meredam spekulasi. Justru, keberadaan mobil dinas yang ditinggal di pendapa menjadi simbol kuat di tengah kegaduhan informasi. Di kalangan internal DPRD Pati, kabar yang beredar bahkan lebih jauh lagi.

Seorang sumber internal dewan menyebut Sudewo telah berada di Jakarta pada hari yang sama. Ia diklaim berangkat melalui Bandara Ahmad Yani Semarang setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan.

“Sudah berangkat ke Jakarta. Tiketnya sudah dipesankan. Bahkan di bandara sempat ada upaya agar tidak dibawa, tapi proses tetap berjalan,” ungkap sumber tersebut.

Sumber yang sama juga menyebut bahwa rangkaian pemeriksaan berawal dari wilayah Kecamatan Jaken.

Beberapa kepala desa dan perangkat desa disebut ikut dimintai keterangan. Pemeriksaan disebut dilakukan sejak dini hari, sebelum akhirnya sejumlah pihak dibawa ke Polres Kudus sekitar pukul 01.00 WIB.

Meski informasi ini belum terkonfirmasi secara resmi, intensitas dan keseragaman cerita dari berbagai sumber membuat isu tersebut menjadi pembicaraan utama di Pati sepanjang hari.

Di tengah derasnya kabar, tidak ada garis komando yang tampil memberikan penjelasan terbuka kepada publik.

Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar: apa yang sebenarnya terjadi, dan sejauh mana dampaknya terhadap roda pemerintahan daerah.

Pengamat politik lokal menilai, ketiadaan pernyataan resmi justru berpotensi memperkeruh situasi. “Dalam kondisi seperti ini, klarifikasi cepat sangat penting. Bukan hanya untuk meredam spekulasi, tapi juga menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Hingga sore hari, Pendapa Kabupaten Pati masih tampak lengang. Mobil dinas itu tetap berada di tempatnya.

Tidak ada aktivitas seremonial, tidak ada pernyataan pers, dan tidak ada penjelasan rinci.

Yang tersisa hanyalah bisik-bisik, potongan informasi, dan rasa penasaran publik yang kian membesar.

Apakah kabar pemeriksaan itu akan dikonfirmasi? Ataukah akan muncul klarifikasi resmi yang mematahkan rumor? Publik Pati kini menunggu, sementara hari terus berjalan dengan tanda tanya yang belum terjawab.

Editor : Mahendra Aditya
#kpk #pendapa pati #jual beli jabatan #Camat Jaken #sudewo #pati #korupsi #jaken #jaken pati