Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hendak Pesta Miras dan Balap Liar di Pati, Puluhan Remaja Diamankan

Andre Faidhil Falah • Senin, 8 Desember 2025 | 20:11 WIB
DITANGKAP: Remaja diamankan di Polsek kota tadi malam.
DITANGKAP: Remaja diamankan di Polsek kota tadi malam.

PATI - Aksi balap liar yang kerap meresahkan warga akhirnya berhasil digagalkan tadi malam. Sepuluh remaja, sebagian masih berstatus pelajar, diamankan petugas beserta motor dan miras yang diduga akan digunakan dalam aksi tersebut.

Balap liar yang diduga akan dilakukan sekelompok remaja di Jalan Lingkar Selatan (JLS) pada Minggu malam (7/12).

Operasi dimulai pukul 23.00 hingga dini hari, setelah petugas menerima laporan masyarakat melalui Hotline Polsek dan Call Center Polisi.

Titik kumpul para remaja berada di sekitar Warung Kopi Bonsai, Desa Dengkek, Kecamatan Pati.

Operasi tersebut dilaksanakan dalam rangka Ops Multisasaran guna menjaga keamanan serta mengantisipasi gangguan ketertiban di wilayah hukum Pati Kota.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Pati Kota, Iptu Heru Purnomo, menyampaikan apresiasi kepada anggotanya yang berhasil mencegah aksi balap liar sebelum menimbulkan kerugian maupun korban jiwa. Ia menegaskan bahwa kegiatan balap liar sangat berbahaya dan tidak akan ditoleransi.

“Balap liar merupakan aktivitas yang membahayakan pelaku dan pengguna jalan lain. Kami tidak ingin ada insiden fatal akibat aksi ugal-ugalan,” ujar Iptu Heru.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 10 remaja berinisial RAP (16), TS (14), WA (23), AYS (24), DRU (19), NES (21), MRAA (21), MAP (22), DAP (18), dan MAN (17).

Sebagian besar dari mereka masih berstatus pelajar. Kapolsek menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan, namun pendekatan pembinaan juga diberikan.

Selain itu, sembilan unit sepeda motor berbagai jenis turut disita. Beberapa kendaraan ditemukan telah dimodifikasi dan tidak lagi sesuai standar pabrikan. Petugas berencana melakukan pemeriksaan lanjutan termasuk pengecekan kelengkapan administrasi kendaraan tersebut.

Petugas juga menemukan dua botol minuman keras yang diduga dikonsumsi oleh para remaja sebelum melakukan aksi.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa kegiatan balap liar tersebut telah direncanakan dan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Menurut hasil pemeriksaan awal, para remaja mengaku bahwa kegiatan tersebut merupakan latihan untuk mengikuti kompetisi drag di wilayah Banjarnegara.

Namun Kapolsek menegaskan alasan tersebut tidak dapat dibenarkan. “Latihan balap harus dilakukan di lokasi resmi, bukan di jalan umum,” tandasnya.

Kepolisian juga akan melibatkan orang tua dan perangkat desa untuk memberikan pembinaan tambahan, terutama bagi pelaku di bawah umur. Hal ini bertujuan agar para remaja memahami risiko dan konsekuensi hukum yang dapat timbul.

Di akhir pernyataannya, Iptu Heru menegaskan komitmen kepolisian untuk terus menindak tegas balap liar. “Kami tidak memberi ruang sedikit pun bagi aksi balap liar di wilayah Polsek Pati Kota,” tegasnya. (adr)

Editor : Mahendra Aditya
#kenakalan remaja #balap liar #pati #miras #remaja