Sebanyak 81 ruas jalan rusak bakal di tangani, dengan total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 362 miliar.
Bupati Pati, Sudewo menegaskan bahwa penanganan jalan rusak menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya.
“Sejumlah jalan rusak yang selama ini dikeluhkan warga akan menjadi prioritas. Kami akan perbaiki semuanya dengan kualitas terbaik,” ujar Sudewo.
Daftar ruas jalan yang akan diperbaiki tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pati, mulai dari Sukolilo, Tayu, Gabus, Gunungwungkal, hingga Juwana dan Kayen.
Beberapa proyek besar diantaranya perbaikan Jalan Sukolilo–Prawoto sepanjang 4 km dengan anggaran Rp 16 miliar,.
Jalan Dukuhseti–Tayu sepanjang 3 km senilai Rp 14,4 miliar, serta Jalan WR. Supratman sepanjang 8 km yang menyerap anggaran Rp 2,64 miliar.
Selain perbaikan jalan, pembangunan infrastruktur juga mencakup penggantian beberapa jembatan seperti Jembatan Tlogoayu–Karaban–Wuwur (Rp 2,1 miliar).
Jembatan Sukopuluhan–Mencon (Rp 2,1 miliar), serta pembangunan drainase di depan RSUD Kayen senilai Rp 2,5 miliar.
Dari seluruh pekerjaan tersebut, proyek peningkatan Jalan Batas Lingkar Pati–Batas Barat Kota Pati menjadi yang terbesar, dengan nilai anggaran mencapai Rp 45 miliar untuk ruas sepanjang 5 km.
“Totalnya mencapai Rp 362 miliar untuk tahun anggaran 2025. Ini bentuk komitmen kami untuk memberikan akses jalan yang baik bagi masyarakat,” jelas Sudewo.
Namun demikian, Sudewo menyadari bahwa masih banyak jalan rusak lainnya yang belum tersentuh dalam anggaran tahun depan.
Ia memastikan pembangunan akan dilakukan secara bertahap, dan jalan-jalan yang belum tertangani akan diperbaiki pada tahun 2026 dan tahun-tahun selanjutnya. (Andre Faidhil Falah)
Editor : Ali Mustofa