PATI – Tim gabungan akhirnya menemukan korban yang terlempar ke Sungai Juwana (pasca kecelakaan).
Perempuan itu ditemukan meninggal setelah tujuh jam pencarian.
Kecelakaan lalu lintas yang tragis terjadi di ruas Jalan Pantura Pati-Juwana, tepatnya di Desa Gadingrejo, Kabupaten Pati, pada Minggu siang (27/4) sekitar pukul 14.47.
Kecelakaan maut ini melibatkan tabrakan antara sebuah sepeda motor Honda PCX dengan bus Jaya Utama yang mengakibatkan seorang pembonceng motor terlempar ke Kali Simo.
Dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses pencarian selama tujuh jam.
Berdasarkan, kecelakaan terjadi ketika sepeda motor melaju dari arah barat menuju timur.
Sementara itu, dari arah berlawanan, bus Jaya Utama berusaha menyalip kendaraan lain melalui sisi kanan jalan.
Namun, karena ruang jalan yang sempit, pengemudi bus tidak memiliki cukup ruang untuk menyelesaikan manuver menyalip sehingga terjadi tabrakan hebat dengan sepeda motor.
Akibatnya pengendara sepeda motor mengalami patah tulang dan luka-luka.
Sementara pemboncengnya, seorang perempuan terlempar dengan keras hingga jatuh ke Kali Simo yang berada di pinggir jalan.
Tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, dan relawan segera dikerahkan untuk melakukan pencarian korban.
Proses pencarian ini menghadapi tantangan besar karena arus sungai yang cukup deras dan kondisi gelap yang mulai menyelimuti area pencarian saat malam tiba.
"Upaya pencarian korban cukup sulit karena faktor alam. Kami dibantu oleh relawan dan tim SAR untuk mempercepat proses evakuasi. Tim melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang aliran sungai," terang Bripka Adenk Yudha Kurniawan, petugas dari Satlantas Polresta Pati.
Setelah berjuang selama kurang lebih tujuh jam, akhirnya tim berhasil menemukan jenazah Sulistiyana sekitar pukul 22.15.
Korban ditemukan terdampar di wilayah Clangapan Sinoman, sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian awal. (adr)
Editor : Ali Mustofa