Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Cek Kesehatan Gratis di Depan Rumah! Pemkab Pati Jemput Bola Demi Warga Sehat

Andre Faidhil Falah • Sabtu, 29 Maret 2025 | 01:17 WIB
DITES: Petugas melakukan pemeriksaan kepada remaja di wilayah Margorejo belum lama ini.
DITES: Petugas melakukan pemeriksaan kepada remaja di wilayah Margorejo belum lama ini.

PATIPemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati kini makin intensif mengajak warganya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis (CKG).

Dengan tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah dalam melakukan medical check-up, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati menerapkan strategi jemput bola agar layanan ini bisa lebih luas menjangkau warga.

Langkah ini bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Bumi Mina Tani.

Baca Juga: Innalillahi... Nelayan yang Tenggelam di Perairan Banyutowo Pati Ditemukan Meninggal Dunia, Ini Dia Identitasnya 

Target Ambisius: 80 Persen Warga Pati Harus Diperiksa

Kepala Dinkes Kabupaten Pati, dr. Aviani Tritanti Venusia, menegaskan bahwa program CKG menargetkan cakupan hingga 80 persen dari total masyarakat Pati.

Demi mencapai angka tersebut, pihaknya turun langsung ke lapangan, menyasar berbagai instansi, fasilitas umum, hingga rumah warga.

"Di momen Ramadan ini, kami manfaatkan untuk mempercepat capaian target. Kemarin kami sudah masuk ke OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk menyasar karyawan dan keluarganya," ungkap dr. Aviani.

Hingga saat ini, program CKG telah tersedia di 29 Puskesmas di Kabupaten Pati. Selain itu, tim Dinkes juga telah menyambangi sejumlah kantor pemerintahan, seperti DPRD Pati, Sekretariat Daerah (Setda) Pati, Satpol PP, hingga kantor Dinkes sendiri.

Dari Pos Mudik Hingga Sekolah, Tak Ada Alasan untuk Tidak Periksa Kesehatan

Tidak hanya menyasar pegawai dan instansi pemerintah, Dinkes Pati juga memanfaatkan momentum arus mudik Lebaran untuk memperluas layanan ini.

Pos-pos pengamanan mudik yang tersebar di wilayah strategis seperti Puri dan Juwana akan disulap menjadi titik layanan CKG bagi kru armada mudik dan petugas pengamanan.

Baca Juga: Meski Tidak Ada Pembentukan Desa Wisata Baru, Ini Salah Satu Upaya Pemkab untuk Optimalkan Desa Wisata di Pati

"Saat arus mudik, kami akan membuka layanan CKG di pos-pos pengamanan.

Meskipun tidak sampai 24 jam, layanan ini akan tersedia sesuai jadwal yang sudah kami tentukan," jelas dr. Aviani.

Setelah Lebaran, cakupan CKG akan semakin luas. Layanan ini akan menyentuh tingkat kecamatan, desa, sekolah-sekolah, dan berbagai kantor layanan masyarakat.

"Kami akan terus mendorong pelaksanaan CKG hingga ke perangkat desa dan sekolah.

Meskipun program ini memiliki target selama satu tahun, jika bisa tercapai lebih cepat, tentu akan lebih baik," tambahnya.

Masyarakat Harus Proaktif! Jangan Sampai Menyesal Terlambat Deteksi Penyakit

Melalui strategi jemput bola ini, Pemkab Pati berharap masyarakat lebih peduli terhadap kesehatannya.

Deteksi dini penyakit sangat penting untuk mengurangi risiko komplikasi dan biaya pengobatan yang lebih mahal di kemudian hari.

Tak hanya pemeriksaan dasar, program ini juga dapat membantu mengidentifikasi penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, serta gangguan jantung yang sering muncul tanpa gejala awal yang jelas.

Dengan semakin mudahnya akses layanan kesehatan, tak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk menunda medical check-up. Mumpung gratis, ayo manfaatkan layanan ini sebelum terlambat! (adr)

Editor : Mahendra Aditya
#pati #program CKG 2025 #Cek Kesehatan Gratis 2025 #pemkab pati #dinkes pati