Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Innalillahi... Nelayan yang Tenggelam di Perairan Banyutowo Pati Ditemukan Meninggal Dunia, Ini Dia Identitasnya 

Andre Faidhil Falah • Jumat, 28 Maret 2025 | 22:39 WIB

 

DIEVAKUASI: Tim SAR menemukan nelayan hilang, Warsito di sekitaran TPI Banyutowo, Jumat (28/3).
DIEVAKUASI: Tim SAR menemukan nelayan hilang, Warsito di sekitaran TPI Banyutowo, Jumat (28/3).

PATI - Seorang nelayan asal Desa/Kecamatan Dukuhseti, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di perairan utara Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Banyutowo.

Korban, Warsito (35), sebelumnya menghilang setelah perahunya bertabrakan dengan kapal nelayan lain pada Kamis (27/3). 

Warsito diketahui berangkat melaut sejak Kamis pagi untuk mencari kerang di sekitar perairan Banyutowo.

Namun, pada siang hari (27/3), ketika hendak kembali ke daratan, perahu yang ditumpanginya bertabrakan dengan kapal nelayan lain yang melintas di lokasi yang sama.

Tabrakan tersebut menyebabkan perahu Warsito terbalik dan tenggelam, menyeret dirinya ke dalam laut. Ia hilang hingga ditemukan pada Jumat (28/3).

Mengetahui kejadian tersebut, nelayan di sekitar lokasi langsung melakukan pencarian secara mandiri.

Keluarga korban yang mendapat informasi juga segera menghubungi tim relawan SAR Tunggul Wulung untuk meminta bantuan pencarian.

Ketua Relawan SAR Tunggul Wulung, Ali Masudi, mengatakan bahwa sebelumnya hingga Kamis malam korban belum ditemukan, meskipun upaya pencarian telah dilakukan oleh nelayan dan relawan. 

Karena kondisi yang semakin gelap, pencarian Warsito dihentikan sementara pada malam hari dan dilanjutkan kembali keesokan paginya dengan melibatkan lebih banyak tim SAR gabungan. 

Pada Jumat pagi (28/3) pukul 08.00 tim SAR gabungan yang telah menyisir area sekitar lokasi kejadian akhirnya menemukan Warsito dalam kondisi tidak bernyawa.

Korban ditemukan di sekitar lokasi kecelakaan, tidak jauh dari titik tenggelamnya perahunya. 

Evakuasi segera dilakukan oleh tim SAR gabungan dan selesai sekitar pukul 09.15.

Dia mengatakan, proses pencarian Warsito tidak berjalan mudah.

Tim SAR menghadapi kendala utama berupa luasnya area pencarian, yang membuat upaya penyisiran membutuhkan waktu lebih lama.

“Meski begitu, kondisi cuaca yang cerah berawan cukup membantu kelancaran proses pencarian dan evakuasi,” katanya. (adr)

Editor : Ali Mustofa
#pati #kapal #meninggal dunia #tenggelam #nelayan