PATI – Sebanyak 880 pemudik asal Kabupaten Pati tiba di Pendapa Kabupaten Pati pada Rabu (26/3) malam.
Mereka mengikuti program mudik gratis yang difasilitasi oleh pemerintah setempat.
Warga diberangkatkan dari Jakarta menggunakan 16 bus, sebagai bagian dari program tahunan untuk membantu warga yang ingin pulang kampung.
Kedatangan rombongan pemudik ini disambut langsung oleh Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat.
Tahun ini, jumlah armada bus yang disediakan meningkat dari 11 bus pada tahun sebelumnya menjadi 16 bus.
"Kami berupaya terus meningkatkan fasilitas bagi warga yang ingin mudik. Tahun ini ada 16 bus, dan insyaallah tahun depan akan kami tingkatkan menjadi 30 bus, mengingat masih banyak warga Pati yang belum terakomodasi," ujar Risma.
Selain itu, Risma juga mengingatkan para pemudik untuk menjaga keamanan dan ketertiban di kampung halaman masing-masing.
Ia juga menegaskan bahwa takbir keliling diperbolehkan, tetapi hanya dalam lingkup desa masing-masing guna menjaga ketertiban.
Salah satu pemudik, Sukahar, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas adanya program ini.
Ia menilai layanan yang diberikan tahun ini lebih baik, bahkan bus yang disediakan mengantar pemudik hingga ke kecamatan masing-masing.
"Saya sangat senang dan berterima kasih kepada Pemkab Pati atas mudik gratis ini. Busnya nyaman, pelayanannya ramah, dan tahun ini kami bahkan diantar sampai ke kecamatan masing-masing. Semoga tahun depan jumlah bus ditambah lagi karena masih banyak perantau yang ingin pulang," ungkap Sukahar.
Dengan adanya program mudik gratis ini, Pemkab Pati berharap dapat membantu masyarakat dalam perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan hemat biaya.
Program ini juga menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah dalam mendukung tradisi tahunan pulang kampung bagi para perantau asal Pati. (adr)
Editor : Ali Mustofa