Salah satunya adalah sarpras lampu penerangan lapangan yang sudah komplet.
Sayangnya di saat sarpras yang sudah semakin bagus justru prestasi tim Persipa Pati malah memburuk.
Diketahui Persipa Pati sudah terdegradasi ke Liga 3 untuk musim depan, setelah tidak mampu bersaing di babak playoff degradasi Liga 2 di grup K musim 2024/2025.
“Kami sangat menyayangkan di tengah berbenah soal sarpras stadion malah Persipa terdegradasi. Pemerintah daerah sudah memperbaiki, lampu stadion sudah lengkap ada empat tiang lampu. Seharusnya sudah bisa main malam hari. Tapi malah sekarang di Liga 3,” sesal Muhamad Kamal Mustofa salah seorang fans Persipa Pati kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Lebih lanjut dirinya berharap tim ini dapat segera bangkit kembali, tidak perlu berlama-lama di Liga 3 dan bisa langsung kembali ke Liga 2. Publik tentu sudah sangat berharap Persipa Pati dapat memainkan pertandingan di malam hari di Liga 2.
“Jelas banyak yang kecewa, banyak yang ingin lihat Persipa main malam hari. Karena lampu penerangannya kan sudah siap. Ini juga sudah diperjuangkan sejak dulu oleh suporter juga,” imbuhnya.
Seperti diketahui sebelumnya Panpel Persipa Pati telah resmi mengirim permohonan untuk survey kelayakan menggelar pertandingan malam hari.
Hal itu dilakukan usai fasilitas lampu penerangan Stadion Joyokusumo telah komplit.
Lampu penerangan Stadion Joyokusumo telah diujicoba, bahkan tim host broadcast Liga 2 sudah memberi lampu hijau, menyebut lampu penerangan tersebut sudah layak untuk menggelar pertandingan malam, hanya saja menunggu kelengkapan administrasi. (aua)
Editor : Noor Syafaatul Udhma