PATI - Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Cengkalsewu, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, pada Senin (3/2) sekitar pukul 21.00 WIB, mengakibatkan satu orang tewas dan satu lainnya mengalami luka serius.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.
Korban yang mengalami luka berat adalah Maulana Dames, warga Dukuh Geneng, Desa/Kecamatan Sukolilo.
Ia mengalami patah tulang dan sempat tidak sadarkan diri sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD RAA Soewondo Pati untuk perawatan lebih lanjut.
Sementara itu, penumpang Honda Beat, Frantanu Jaya, warga Dukuh Kedu, Desa Kedumulyo, Sukolilo, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat terpental ke luar jalan saat tabrakan terjadi.
Hingga sepekan setelah kecelakaan, keluarga korban mengaku belum mendapat kunjungan langsung dari pengemudi mobil Honda Jazz yang diduga sebagai penyebab kecelakaan.
"Pelaku belum menemui keluarga korban secara langsung, hanya diwakili keluarganya dengan alasan masih syok," ujar seorang warga setempat, Ardi.
Penyelidikan Berlanjut
Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan, membenarkan insiden kecelakaan tersebut dan menyatakan bahwa kasus ini telah dilimpahkan ke Satlantas Polresta Pati.
"Barang bukti masih berada di Polsek Sukolilo, namun penyidikan lebih lanjut ditangani oleh Polresta," ungkapnya.
Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polresta Pati, Ipda Didik Supriyanto, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan proses penyelidikan dan mediasi antara kedua belah pihak.
"Hari ini ada pertemuan kembali untuk membahas lebih lanjut," jelasnya.
Ipda Didik juga mengonfirmasi bahwa pengemudi Honda Jazz yang terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah seorang dokter dari salah satu rumah sakit swasta di Pati.
"Saat ini masih dalam tahap rembukan dengan keluarga korban," tambahnya.
Kronologi Kecelakaan
Berdasarkan keterangan saksi mata, kecelakaan terjadi saat Honda Jazz yang dikemudikan sang dokter melaju kencang dari arah Pati menuju Sukolilo.
Ketika mencoba menyalip kendaraan lain, mobil tersebut oleng, melewati garis marka, dan menabrak sepeda motor Honda Beat yang datang dari arah berlawanan.
"Mobil Jazz putih itu dari arah timur, mencoba menyalip motor, tetapi oleng dan akhirnya melewati garis marka sebelum menabrak sepeda motor yang ada di depannya," ujar Suwarno, seorang warga Cengkalsewu yang menjadi saksi kejadian.
Setelah tabrakan, mobil tersebut diduga menyeret sepeda motor sejauh tiga meter sebelum akhirnya berhenti di jalurnya. Sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban juga diketahui tidak memiliki Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).
Santunan Jasa Raharja dalam Proses
Sementara itu, pihak Jasa Raharja telah menerima laporan kecelakaan ini dan sedang memproses pencairan santunan untuk keluarga korban.
"Laporan sudah diterbitkan, tetapi pencairannya masih menunggu tahapan lebih lanjut, termasuk mendatangi keluarga korban," kata seorang perwakilan Jasa Raharja.
Kecelakaan lalu lintas yang berujung maut ini menjadi perhatian banyak pihak, terutama keluarga korban yang berharap ada kejelasan dalam penyelidikan.
Mereka juga menuntut tanggung jawab dari pihak pelaku atas kejadian tragis ini. (adr)
Editor : Mahendra Aditya