Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Rumah Pengusaha di Sukolilo Pati Disatroni Perampok, Uang Rp300 Juta Raib, Begini Kronologinya

Andre Faidhil Falah • Selasa, 21 Januari 2025 | 01:38 WIB
TKP: Keluarga korban menunjukkan lokasi perampokan di Desa Kedungwinong, Sukolilo.
TKP: Keluarga korban menunjukkan lokasi perampokan di Desa Kedungwinong, Sukolilo.

PATI – Perampokan terjadi di Desa Kedungwinong, Sukolilo pada Senin (20/1) dini hari.

Para pelaku berhasil membawa kabur uang sekitar Rp300 juta dari rumah Zuhdi Utsman, seorang pengusaha grosir sembako.  

Peristiwa ini berlangsung sekitar pukul 01.30 WIB.

Menurut Abdul Jalil, kerabat korban, pelaku yang diduga berjumlah dua orang masuk dengan menjebol gembok gerbang dan mendobrak pintu depan rumah.  

"Istri korban sempat terbangun dan berusaha menutup pintu kamar saat melihat pelaku, tetapi terjadi aksi saling dorong," ungkap Jalil.  

Saat kejadian, salah satu pelaku menyerang dengan parang.

Zuhdi yang berusaha melindungi istrinya mengalami luka di tangan dan kepala akibat tebasan senjata tajam tersebut.  

Putra korban, Al Faro, juga mencoba melawan, tetapi diancam dengan benda yang diduga senjata api oleh pelaku.

Al Faro mengalami luka ringan di punggung dan kaki, sedangkan Zuhdi harus dilarikan ke puskesmas untuk mendapat perawatan.  

Setelah melumpuhkan penghuni rumah, pelaku memaksa korban menunjukkan tempat penyimpanan uang.

"Uang yang diambil diperkirakan sekitar Rp300 juta, ditambah beberapa handphone," tambah Jalil.  

Pelaku juga merusak sistem keamanan rumah dengan memotong kabel CCTV dan membawa receiver untuk menghilangkan jejak.

Mereka bahkan sempat berniat mencuri sepeda motor korban, namun membatalkannya.

Para pelaku melarikan diri ke arah barat menggunakan kendaraan yang telah disiapkan.  

Warga di sekitar jalan Sukolilo-Prawoto, Desa Baleadi, mengaku sempat melihat seseorang memungut uang yang diduga berjatuhan dari hasil perampokan, tetapi tidak menyadari bahwa itu adalah pelaku.  

Plt. Kasi Humas Ipda Muji Sutrisna, membenarkan insiden ini.

"Kejadian berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB dan dilaporkan ke polisi pada pukul 04.00 WIB. Saat ini, kami masih menyelidiki kasus ini dan memeriksa korban," ujarnya.  

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan mengejar para pelaku.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika memiliki informasi terkait kejadian ini. (adr/khim)

Editor : Abdul Rokhim
#Perampokan pati #pati #kronologi #perampokan