Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Berlangsung Meriah, Kirab Budaya Ramaikan Haul Sunan Prawoto Pati, Berikut Potretnya!

Achmad Ulil Albab • Sabtu, 18 Januari 2025 | 00:25 WIB
MERIAH: Salah satu rombongan kirab memasuki area makam Sunan Prawoto di Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo, acara tahunan itu menyedot perhatian masyarakat.
MERIAH: Salah satu rombongan kirab memasuki area makam Sunan Prawoto di Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo, acara tahunan itu menyedot perhatian masyarakat.

 

PATI - Pawai budaya menjadi momen yang ditunggu-tunggu dalam rangkaian acara Haul Sunan Prawoto.

Pawai atau kirab ini menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat sekitar. Kirab digelar siang hingga menjelang sore kemarin di jalanan Desa Prawoto.

Masyarakat tampak antusias mengikuti tradisi yang digelar rutin setiap tahunnya tersebut.

Kirab itu digelar mulai dari alun-alun Desa Prawoto yang dilanjutkan mengelilingi desa dan berakhir di makam Sunan Prawoto.

Kirab semakin semarak karena penampilan sejumlah kesenian tradisional, seperti barongan, tari, hingga kostum karnaval ikut ditampilkan.

Selain itu ada pula yang membawa berbagai ogoh-ogoh mulai dari replika garuda, ikan, kambing dan berbagai karakter lainnya.

Kepala Desa Prawoto, Achmad Hyro Fachrus mengungkapkan, kirab itu digelar bertepatan haul Sunan Prawoto.

Tradisi itu telah menjadi salah satu kalender event kegiatan yang rutin digelar setiap tahunnya.

“Pawai budaya ini juga menjadi salah satu daya tarik wisata di desa Prawoto. Selain wisata religi desa ini juga kaya akan budaya. Menjadi momen ramainya kunjungan ke desa ini,” paparnya.

Lebih lanjut Hyro menyebut acara tersebut turut diramaikan sedikitnya 5 ribu orang.

Selain itu banyak juga pengunjung yang datang dari berbagai daerah untuk ikut serta menikmati suguhan budaya dalam pawai tersebut.

“Kami cukup yakin tradisi ini mampu meningkatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bahkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa Prawoto ini,” lanjutnya.

Hyro juga berharap agar pemerintah daerah dapat membantu memberikan sentuhan terhadap kegiatan tersebut.

Terutama dalam mengemas tradisi itu menjadi lebih menarik lagi kedepannya.

Sementara itu Juru Kunci Makam Sunan Prawoto Sadono Projo Rumekso menambahkan, haul Sunan Prawoto rutin digelar setiap tanggal 16 penanggalan Jawa. Kegiatan itu rutin digelar setiap tahunnya.

“Ini merupakan haul Sunan Prawoto ke-456 namun untuk pawai budayanya ke-47. Digelar setiap 16 Rajab,” tambahnya.

Sadono menyebut, Sunan Prawoto telah menjadi sosok pantuan bagi masyarakat Desa Prawoto.

Oleh karenanya dengan haul itu diharapkan masyarakat dapat senantiasa menguri-uri ajaran Sunan Prawoto yang merupakan salah satu tokoh penyebar agama Islam tersebut. (aua/war)

Editor : Ali Mustofa
#umkm #pawai budaya #masyarakat #pati #daya tarik wisata #Sunan Prawoto #kesenian