Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pemkab Pati Mulai Ancang-Ancang Program Makan bergizi Gratis di Sekolah, Begini Penjelasannya

Andre Faidhil Falah • Jumat, 27 Desember 2024 | 23:14 WIB
Ilustrasi anak sekolah makan siang.
Ilustrasi anak sekolah makan siang.

PATI – Program makan bergizi gratis di sekolah di Pati akan dimulai. Rencananya pada Januari 2025 diuji coba.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo mengatakan gizi nasional baru-baru ini mengunjungi pihaknya. Hal ini untuk membahas pelaksanaan program tersebut.

“Kami sudah didatangi oleh temanteman dari Badan Gizi Nasional terkait rencana pelaksanaan program ini di bulan Januari,” ujar Tulus.

Sebagai bagian dari persiapan, Pemkab Pati telah menyediakan sebuah dapur sentral di daerah Rendole yang akan digunakan sebagai tempat memasak.

Dapur ini diperkirakan mampu melayani kebutuhan makan sekitar tiga ribu siswa.

“Pelaksanaan akan dilakukan di sekitar dapur yang telah disiapkan di Rendole. Satu dapur ini diperkirakan bisa melayani hingga 3 ribu siswa,” jelasnya.

Tulus menjelaskan, uji coba program ini akan menyasar empat sekolah yang berada di sekitar dapur sentral dengan total siswa hampir mencapai tiga ribu orang.

“Ada sekitar 2 hingga 3 ribu siswa. Sekolah-sekolah ini dipilih berdasarkan radius terdekat dari dapur,” tambahnya.

Tulus menyambut baik pelaksanaan program ini yang ditangani langsung oleh Badan Gizi Nasional.

Ia menilai langkah ini tidak akan mengganggu aktivitas belajar di sekolah, karena pihak sekolah hanya berperan sebagai penerima manfaat.

“Saya senang program ini langsung ditangani Badan Gizi Nasional, sehingga sekolah hanya menerima tanpa terganggu aktivitas belajar-mengajar,” ungkap Tulus.

Selain itu, program ini juga dirancang dengan pendekatan ramah lingkungan.

Tempat makan yang digunakan akan didesain agar bisa dicuci ulang sehingga tidak menghasilkan sampah baru.

“Kemarin dijelaskan bahwa tempat makan yang digunakan bisa dicuci ulang, jadi tidak akan menimbulkan sampah baru,” tegasnya. (adr/zen)

Editor : Ali Mustofa
#pati #pemkab #siswa #sekolah #makan bergizi #disdikbud