MEYDA Dewi Trisbiani, seorang fashion desainer muda yang kini cukup populer di Kabupaten Pati. Meski baru berusia 25 tahun, ia sudah menghasilkan berbagai karya desain.
Sejumlah desain fashion-nya sudah dipamerkan di berbagai ajang fashion. Baik tingkat regional maupun nasional.
Sejak menekuni dunia fashion pada 2017 lalu, Meyda sukses menjalankan bisnis di bidang ini.
Jiwa entrepreneur-nya yang kuat dan dikombinasikan dengan keterampilan mendesain yang diasah saat sekolah, membuatnya mampu menciptakan karya fashionable.
”Saya selalu memotivasi diri untuk mengejar kesuksesan saat masa muda, agar masa tua semakin sukses,” ungkap Meyda.
Lulusan SMK Jurusan Tata Busana ini, memulai karirnya sebagai desainer fashion setelah lulus pada 2017 lalu.
”Sejak lulus saya langsung menekuni dunia fashion, karena memang memiliki jiwa entrepreneur. Saat ini saya sibuk memproduksi pesanan baju dan menjual berbagai macam kain,” ujarnya.
Kini, ia mengelola toko fashion yang berlokasi di Puri. Dengan kemampuannya, Meyda mewujudkan baju impian para pelanggan.
Ia juga berperan dalam membuka lapangan kerja dan memberi solusi bagi pelanggan dengan berbagai kebutuhan khusus. Seperti pakaian yang disesuaikan untuk tubuh yang tidak proporsional.
Sebagai desainer sekaligus pengusaha, Meyda sibuk menjalankan berbagai tugas. Mulai dari menyusun jadwal layanan untuk pelanggan, mengarahkan tim produksi sesuai pesanan, hingga membangun branding bisnisnya melalui platform online dan offline.
”Tugas saya membantu pelanggan mendapatkan baju impian mereka, membuka lapangan pekerjaan, dan menyelesaikan masalah desain sesuai kebutuhan pelanggan,” ungkapnya.
Meyda menyadari tren fashion terus berubah dengan cepat. Untuk itu, ia aktif mengikuti pelatihan dan menjalin relasi untuk bertukar informasi tentang perkembangan fashion terbaru.
”Inovasi adalah kunci untuk tetap relevan di industri yang dinamis ini,” imbuhnya.
Semangat dan dedikasi Meyda Dewi Trisbiani membuktikan, usia muda bukanlah halangan untuk berkarya dan berkontribusi.
Karyanya tak hanya memberikan nilai estetika, tetapi juga menjadi solusi bagi masyarakat di bidang fashion, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal di Kabupaten Pati. (adr/lin)
Editor : Noor Syafaatul Udhma