Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ini Dugaan Penyebab Ratusan Karyawan Pabrik Garmen PT Sejin di Margorejo Pati Alami Keracunan Massal

Achmad Ulil Albab • Rabu, 17 Juli 2024 | 01:57 WIB
LEMAS: Sejumlah karyawan pabrik garmen mengalami munbtah-muntah pasca menyantap makan siang di kantin pabrik setempat.
LEMAS: Sejumlah karyawan pabrik garmen mengalami munbtah-muntah pasca menyantap makan siang di kantin pabrik setempat.

PATI - Ratusan karyawan pabrik PT Sejin di Margorejo, Pati, bertumbangan usai menyantap makan siang di pabrik setempat (16/7) siang.

Tampak dalam video amatir yang didapatkan Jawa Pos Radar Kudus, sejumlah karyawan terlihat kepayahan. Mereka muntah-muntah.

Beberapa teman karyawan lainnya menolong dengan memijat bagian tengkuk.

Terlihat pula ruang klinik di area pabrik itu yang sesak oleh karyawan yang diduga mengalami keracunan.

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Alfan M Armin mengungkapkan ada sekitar 200 lebih karyawan pabrik garmen PT Sejin yang mengalami keracunan.

"Kami dapat laporan terjadi adanya keluhan mual dan pusing dari karyawan pabrik garmen tersebut sekitar pukul 14.00. Karyawan sudah dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Pati dan ada juga yang di Kudus. Seperti di KSH, RS Mitra Bangsa, RS Fastabiq dan juga RSUD Soewondo," ungkap Kasat Reskrim.

Penyebab keracunan diduga karena jatah makan siang di kantin yang disantap oleh para karyawan. Namun penyebab pasti masih akan didalami lebih lanjut.

"Kita menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dinas kesehatan. Kita bersama dinas kesehatan sudah mengambil sampel beberapa makanan di kantin untuk diperiksa lebih lanjut," jelas Kompol Alfan M Armin.

Kasat Reskrim mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara para para karyawan mengalami mual dan juga badan lemas.

Sementara itu Sejumlah mobil ambulans tampak mondar-mandir keluar masuk area pabrik.

Terlihat ada ambulans milik dinas kesehatan sampai ambulans milik pemerintah desa sekitar pabrik.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus dari sejumlah karyawan mengungkapkan, keracunan massal ini diduga akibat mengkonsumsi lauk ikan tongkol.

Para karyawan dilaporkan bertumbangan sekitar 30 menit usai menyantap makan siang tersebut.

"Kayaknya keracunan makan siang tadi makan sama ikan tongkol," ungkap salah seorang karyawan yang enggan disebut identitasnya tersebut.

Pihaknya mengaku "selamat" karena tidak ikut makan siang di kantin. Selama ini dia makan dengan membawa bekal.

Karena lokasinya bekerja jauh dari kantin yang berada di ujung barat pabrik tersebut. (aua)

 

Editor : Ali Mustofa
#muntah #keracunan #makan siang #pati #ambulans #kantin #karyawan