Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kondisi Korban Kasus Pengeroyokoan Bos Rental di Sukolilo Pati : Dirawat Intensif hingga Jalani Operasi

Achmad Ulil Albab • Selasa, 11 Juni 2024 | 01:41 WIB

TERBARING : Korban saat dirawat secara intensif di ruang perawatan RSUD RAA Soewondo Pati pada Senin (10/6). 
TERBARING : Korban saat dirawat secara intensif di ruang perawatan RSUD RAA Soewondo Pati pada Senin (10/6). 


PATI – Tiga dari empat korban kasus pengeroyokan bos rental di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD RAA Soewondo Pati.

Bahkan, diketahui dua diantaranya menjalani tindakan operasi pada Senin (10/6) ini.

Plt Direktur RSUD RAA Soewondo Hartotok mengungkapan, korban kasus penganiayaan di Sukolilo ada 4 yang satu meninggal dunia, yang tiga dirawat di RSUD RAA Soewondo.

“Ada 3 yang masih dirawat, 2 diantaranya menjalani tindakan operasi hari ini,” papar Hartotok.

Selain itu, dari 3 korban yang dirawat ada 1 korban yang mengalami trauma akibat kejadian pengeroyokan tersebut.

“Ya ada satu yang terlihat sangat trauma dengan kejadian pengeroyokan yang dialaminya tersebut, jadi kurang kooperatif, hanya bicara saat ditanya. Secara umum kondisinya baik,” lanjut Hartotok.

Untuk diketahui, masing-masing korban mengalami luka-luka. SH (28) warga Koja, Jakarta Barat mengalami luka robek di kepala, telapak kaki, dan pelipis, dan memar di dada.

Korban KB (54) warga Kabupaten Tegal mengalami luka memar di kedua mata, dan juga lecet.

Sementara korban AS (37) alamat Pulo Gadung Jakarta Timur mengalami luka di pipi kiri, lecet kaki dan juga di bagian hidung.

Ketiga korban ini merupakan teman dari korban meninggal BH, yang hendak mengambil unit mobil Honda Mobilio yang dirental namun belum kembali.

Namu,  saat membawa mobil tersebut dengan kunci cadangan, warga memergoki dan berteriak maling.

Sehingga dikejar dan akhirnya dipukuli oleh massa yang mengira mereka adalah komplotan pencuri.

Para korban dipukuli sampai berdarah-darah. Aksi main hakim sendiri itu lantas viral di sosial media, bahkan kata Sukolilo sempat trending di sosial media X. (aua/khim)

Editor : Abdul Rokhim
#kondisi korban sukolilo #kronologi pengeroyokan #jakarta #Sukolilo #Bos rental #kasus pengeroyokan