Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sadis! Seorang Pemuda Tega Habisi Nyawa Gadis Warga Jaken Pati Pakai Sajam Sepekan Jelang Nikah, Begini Kronologi Lengkapnya 

Achmad Ulil Albab • Kamis, 6 Juni 2024 | 01:40 WIB
Photo
Photo

PATI – Warga Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, digegerkan tewasnya seorang gadis bernama Dita kemarin pagi.

Gadis yang diketahui bekerja di salah satu distro itu, tewas mengenaskan dengan luka di bagian leher.

Peristiwa ini, tidak hanya menggegerkan warga Desa Ronggo. Pasca kejadian, kasus pembunuhan sadis ini, langsung viral di media sosial (medsos).

Sejumlah orang ramai mem-posting dan berkomentar tentang peristiwa nahas ini.

”Ya benar ada pembunuhan. Korban dan pelaku sama-sama warga Desa Ronggo, Kecamatan Jaken. Hanya beda RW," ungkap Kepala Desa Ronggo Sutrisno kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Sutrisno menyebut, kejadian nahas itu, terjadi kemarin pukul 08.00. Tempat kejadian perkara (TKP) berada di rumah pelaku yang bernama Udin.

”Katanya awalnya mereka (pelaku dan korban, Red) sempat ada cek-cok di dalam kamar. Korban saat itu disuruh datang ke rumah pelaku. Terjadilah pembunuhan. Pelaku menggunakan pisau dapur dan gunting untuk menghabisi korban," ungkap Sutrisno.

Saat itu, keadaan rumah Udin memang sepi. Sebab, orang tuanya sedang bekerja sebagai buruh masak di salah satu warung di desanya. Tidak ada yang mengetahui kejadian itu.

Motif dari pembunuhan ini, diduga karena persoalan asmara. Cinta pelaku ditolak oleh korban.

”Kalau soal masalah asmara cinta ditolak saya tidak tahu. Namun, korban memang akan menikah pekan depan. Dapat orang Sumber, Rembang," beber Sutrisno.

Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku tidak kabur. Dia hanya berdiam diri di rumah.

Sekitar pukul 10.00, ibu korban pulang. Dia lantas kaget dengan kejadian itu.

Dia langsung memberi tahu tetangga dan akhirnya melaporkan peristiwa itu ke Polsek Jaken.

Setelah polisi datang, pelaku langsung diringkus tanpa perlawanan.

Sementara jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Soewondo Pati untuk dilakukan pemeriksaan.

Sementara itu, wajah Khoirudin alias Udin terlihat sayu, saat sejumlah personel polisi dari Polsek Jaken meringkusnya.

Di depan pintu kamarnya, polisi langsung meringkus pria berusia 21 tahun tersebut.

Di dalam kamar yang ada di depan pintu masuk rumahnya itulah, pelaku melakukan aksi kejamnya.

Pelaku pembuhunan sadis itu, masih bertelanjang dada. Dengan bawahan celana jins panjang. Dia tampak linglung.

Di luar rumah berdinding papan kayu itu, para tetangga mengintip dari balik kaca apa yang sedang terjadi di dalam rumah tersebut.

Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama melalui Kasat Reskrim Kompol M Alfan Armin mengungkapkan, kronologis kejadian itu bermula saat korban yang datang kerumahnya tersangka dengan mengendarai sepeda motor.

Kemudian korban diajak masuk ke dalam kamar oleh pelaku dan rumah dalam keadaan sepi. Tidak ada orang tua pelaku.

”Tiba-tiba saat ibu pelaku pulang, kaget telah terjadi pembunuhan dengan pelaku anaknya. Ibu korban kemudian memberi tahun warga sekitar yang lantas mendatangi TKP (tempat kejadian perkara). Warga kemudian ada yang melapor ke Polsek Jaken," ungkap kasatreskrim.

Dia menuturkan, kemarin sore Tim Inafis Satreskrim Polresta Pati melaksanakan olah TKP di rumah korban dan dilanjutkan di rumah pelaku.

”Sementara modus operandi tersangka diduga membunuh korban, karena sakit hati korban akan menikah dengan orang lain. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bekas gorokan di bagian leher," jelas kasatreskrim.

Di TKP polisi mengamankan sebilah pisau dapur, satu bilah gunting, serta sepeda motor milik korban.

Salah seorang sumber menyebut, korban dijebak oleh pelaku, sehingga datang ke rumah pelaku. (aua/lin)

Editor : Ali Mustofa
#pembunuhan #pati #asmara #menikah #pisau #gunting #Nyawa