PATI — Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati pada Rabu (13/3).
Salah satu wilayah yang terendam ialah jalan di depan RSUD Kayen dan sekitarnya.
Dampaknya, akses menuju RSUD Kayen atau sebaliknya tidak bisa dilewati kendaraan.
Tak hanya itu, banjir juga melanda permukiman warga Kayen.
Diketahui, banjir disebabkan karena curah hujan yang tinggi sejak semalam.
Ditambah, drainase di Jalan Kayen yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Tak hanya itu, Pegunungan Kendeng yang dialihfungsikan sebagai lahan tanaman dan galian c juga menjadi penyebab banjir.
Diketahui, banjir juga merendam jalan Pati ke Purwodadi sepanjang satu kilometer.
Meski demikian akses jalan masih bisa dilewati.
Genangan yang membanjiri area jalan raya, fasilitas publik, dan permukiman penduduk.
Terpantau kondisi banjir berada di sepanjang jalur penghubung Pati menuju Grobogan tepatnya di Kecamatan Kayen.
Menurut keterangan warga setempat, Nur, banjir menggenangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayen, Alun-Alun Kayen, Kantor Pos Kayen, hingga jalan raya menuju Jembatan Sompok.
”Banjir di wilayah Alun-Alun Kayen, rumah sakit (RSUD Kayen), Jembatan Sompok, timur SMPN 1 Kayen, sampai sedikit di barat SMAN 1 Kayen,” katanya.
Selain itu, situasi bencana banjir di daerah tersebut menghambat arus lalu lintas roda dua.
Sejumlah kendaraan roda dua terhenti karena takut melintasi jalan poros utama.
Menurut pengguna jalan asal Sukolilo, Vita, ketika ia melewati jalur tersebut sempat khawatir. Akan tetapi, karena nekat ia mampu melewati untuk berangkat kerja.
”Titik banjirnya di Kayen, kalau berani lewat ya bisa,” ujarnya.
Ketinggian air selutut orang dewasa. Terpantau sejumlah kendaraan roda dua terjebak.
"Saya dari Sukolilo ke Tambakromo mau kerja. Ini saya nekat trabas makanya bisa lewat. Kalau kondisi seperti ini motor lanang bisa nrabas, tetapi kalau motor matik gak bisa,” ucapnya.
Editor : Abdul Rokhim