PATI - Taman di perbatasan Pati - Kudus sering tampak tak terawat.
Hal itu mengundang keprihatinan tersendiri, karena taman yang sudah dibangun dengan bagus akhirnya terbengkalai.
Sejumlah pihak mendorong agar dinas terkait bisa menggandeng pihak perusahaan-perusahaan di sekitar lokasi taman untuk membantu perawatan secara berkala.
"Iya saya upayakan juga seperti itu," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati Tulus Budihardjo kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Untuk diketahui sebelumnya taman yang berada di sebelah kanan dan kiri Jalan Raya Pati - Kudus itu terlihat tak terawat.
Rumput-rumput liar memenuhi area tanaman tersebut.
Bahkan tanaman hias yang sudah ditanam hilang karena dipenuhi oleh rumput liar.
Taman tersebut akhirnya tampak kumuh sekali. Sehingga mengganggu pemandangan.
Untuk diketahui taman perbatasan ini dibangun pada tahun 2022 lalu, selain di perbatasan dengan Kudus, taman yang mirip bentuknya ini juga dibangun di perbatasan dengan Rembang di Kecamatan Batangan.
Anggaran yang digelontorkan pemerintah kurang lebih sebesar Rp 1,9 miliar untuk mengerjakan dua titik taman tersebut.
Taman ini dihiasai dengan ornamen kelir dengan rangkaian motif batik tulis bakaran, taman ini juga dilengkapi dengan deretan lampu dan tanaman hias.
Taman itu dibuat dua sisi, di samping kanan dan kiri jalan, persis di samping gapura masuk Kabupaten Pati.
Pagi kemarin petugas dari dinas terkait membersihkan area taman tersebut.
Mereka membersihkan rumput-rumput liar yang tumbuh memenuhi badan trotoar hingga di area tanaman hias.
Saat ini taman tersebut terlihat agak mendingan jika dibandingkan dengan beberapa waktu yang lalu.
Diharapkan taman yang menjadi wajah Kabupaten Pati ini dapat dirawat dengan baik, sehingga membuat wajah kota menjadi lebih indah. (aua/ali)
Editor : Ali Mustofa