Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sempat Macet Parah, Kini Jalur Pantura Batangan Pati mulai Ramai Lancar

Andre Faidhil Falah • Senin, 11 Desember 2023 | 23:23 WIB

 

RAMAI: Kendaraan mulai mengantre pada titik perbaikan jalan pantura Batangan kemarin.
RAMAI: Kendaraan mulai mengantre pada titik perbaikan jalan pantura Batangan kemarin.

PATI - Jalur pantura Batangan mulai ramai lancar. Lokasi padat hanya di titik perbaikan jalan saja.

Kemarin (10/12) kendaraan mulai menumpuk di jalur pantura Batangan. Tepatnya di Desa Raci.

Di jalur tersebut sedang ada perbaikan jalan. Motor hingga bus mulai merayap di jalur tersebut.

"Saat ini sudah tak macet seperti dulu. Hanya tersendat sedikit di lokasi yang sedang diperbaiki," terang Febrian, salah satu pengendara yang hendak pergi ke Jepara.

Antrean kendaraan salah satunya disebabkan karena laju truk trailer merayap dengan kecepatan antara 20-40 kilometer per jam.

Hal ini membuat kendaraan di belakang truk tersebut menjadi turut merayap.

"Itu kan truk jalannya lambat. Jadi mau tak mau saya juga ikut kan. Soalnya mau nyalip juga tak bisa karena bahu jalannya juga kondisinya rusak," tukasnya.

Di sisi lain, mengenai proyek di pantura Batangan, pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY sedang menyelesaikan pekerjaan paket rehabilitasi dan rekonstruksi di beberapa ruas jalan. Yaitu, jalan batas Kudus-Rembang.

Paket yang ada di Kabupaten Pati total panjang penanganan 7,350 km (di Kecamatan Batangan 5,4 km dan Kecamatan Kaliori Rembang 1,95 km).

Lokasi pengerjaannya di Desa Trimulyo, Juwana; Desa Raci, Ketitang Wetan, Bumimulyo Kecamatan Batangan.

"Saat ini progres fisik terhadap paket tersebut sudah 77 persen. Itu terhitung 5 Desember lalu," terang PPK BBPJN Jateng-DIY Dinar Pangayoman.

Dia mengatakan, selama pelaksanaan pekerjaan telah dilakukan upaya-upaya percepatan.

Yakni dengan jalur detour (sementara), pengecekan setiap hari kondisi jalur detour.

"Selain itu untuk meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan pengendara yang melintas, akan diperbanyak rambu di sekitar lokasi pekerjaan. Target kami sebelum libur natal dam tahun baru (nataru) sudah selesai," katanya.

Dia menjelaskan, kendalanya di jalur tersebut hanya memiliki dua lajur kendaraan.

Kemudian jalur itu merupakan jalur utama dan tidak ada jalur alternatif tol.

"Sehingga kondisi macet saat jalan utama (pantura) diperbaiki menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Kondisi ini berbeda dengan Pantura barat yang lebih lebar dan memiliki alternatif tol.

"Pengerjaan juga dilakukan per segmen. Yaitu dengan cara setelah satu jalur selesai ditangani baru beralih ke jalur  satunya atau ke segmen berikutnya sehingga harus dilaksanakan secara bertahap agar sebagian lajur tetap dapat dilalui kendaraan," lanjutnya.

Pihaknya berharap agar masyarakat tetap bersabar.

Pihaknya mengaku sudah berupaya semaksimal mungkim agar perbaikan jalan tetap maksimal.

"Tentu kita semua masih ingat kondisi awal jalan seperti di Kecamatan Batangan sudah rusak dan memerlukan penanganan

khusus seperti rekonstruksi jalan. Untuk itu kami mohon dukungan dan

doa dari semua pihak agar pekerjaan ini dapat berjalan," pungkasnya. (adr/him)

Editor : Ali Mustofa
#pati #perbaikan jalan #jalur pantura #pengendara