PATI - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati membeberkan kronologi truk bok Isuzu putih adu banteng dengan trailer di jalan pantura Pati-Juwana.
Tepatnya di Dusun Turut, Desa Widorokandang, Pati, Rabu (15/11) kemarin pagi.
Akibatnya truk bok bernomor polisi B 9866 FXX itu mengalami rusak parah.
Bahkan truk berwarna putih itu sampai menganga hingga karung-karung muatannya berserakan.
Kaca depan dan pintu bagian kemudi juga hancur.
Penumpang truk bok tersebut sempat terjepit. Truk trailer kabur saat terjadi laka itu.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Pati Ipda Moch Pari Hermawan mengatakan, truk boks berwarna putih itu awalnya melaju dari arah timur ke barat.
Sedangkan truk tronon bermuatan besi dari timur ke barat.
Sesampainya di tempat perkara kejadian (TKP), tronton itu menyalip kendaraan lain.
”Karena terlalu ke kanan sehingga tak cukup ruang untuk sisi yang berlawanan. Sehingga terjadi kontra dengan truk bok,” tambahnya.
Meski keadaan truk rusak parah, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Saat ini pengemudi truk boks beserta istrinya menjalani rawat jalan di RS KSH Pati.
Sementara itu, truk bok itu tengah diamankan. Saat ini berada di tempat parkir kantor alugoro.
”Truk berada di parkir Kantor Alugoro. Sudah kami evakuasi dan arus sudah jalan normal,” pungkasnya.
Sebelumnya, saksi mata, Ahmad menuturkan, terjadi kecelakaan antara truk putih dengan tronton muatan besi.
Usai kecelaakaan, lanjut Ahmad, truk tronton itu langsung jalan meninggalkan lokasi.
Menurut Ahmad, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB itu, dua penumpang mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit. Keduanya sempat terjepit.
”Istri dan sopir bok itu sempat terjepit. Tapi sudah diselamatkan dan dilarikan ke RSUD,” jelasnya.
Dia menceritakan, adu banteng itu terjadi ketika truk tronton melaju berlawanan arah.
Karena posisi terlalu memakan jalan sehingga terjadi tabrakan.
”Truk bok sudah minggir dan menepi ke selatan. Tapi karena trailer memakan jalan, akhirnya tertabrak,” katanya. (adr)
Editor : Ali Mustofa