Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Duh! Penanganan Kasus Penganiayaan Sopir Truk di Pati Dinilai Lamban, Paguyuban Sopir Terpaksa Lakukan Ini

Achmad Ulil Albab • Kamis, 28 September 2023 | 00:02 WIB
Pengecekan kamera CCTV oleh Paguyuban Sopir Pati, Rabu (27/9).
Pengecekan kamera CCTV oleh Paguyuban Sopir Pati, Rabu (27/9).

PATI - Penanganan kasus penganiayaan sopir di jalur Pantura Pati - Juwana dinilai lamban oleh Paguyuban Sopir Pati (PSP).

Karena itu pihak paguyuban bergerak sendiri melakukan pengecekan sejumlah kamera CCTV.

Untuk diketahui insiden penganiayaan tersebut, menimpa seorang korban yang diketahui bernama Sukirno, warga Desa Pundenrejo Kecamatan Tayu.

Sayangnya korban tidak sempat melihat nomor polisi (plat) pada kendaraan yang dikendarai pelaku.

Langkah pengecekan kamera CCTV ini dilakukan agar bisa mendapatkan informasi lebih lanjut untuk mencari indentitas pelaku penganiayaan.

"Menurut polisi di sepanjang jalan dari Alun-alun Juwana hingga hotel antiex (tempat terjadinya penganiayaan) tidak ada CCTV yang menghadap ke jalan raya. Tapi saya sudah bilang ke Polsek Juwana, bahwa kawan-kawan PSP akan membantu Polsek mencari CCTV yang mengarah ke jalan. Supaya bisa dicari atau diteliti rekamannya di perjalanan sebelum kejadian," kata Ketua PSP, Muhammad Sohibul Anam.

Lebih lanjut pihaknya mengungkapkan, telah mengecek CCTV di sejumlah tempat di sepanjang jalan Pantura Juwana-Pati. Salah satunya CCTV yang berada di Masjid Besar Al-Mukarramah Juwana.

"PSP sudah cari CCTV yang menyorot ke jalan. Seperti di ruko di Juwana tapi sudah dihapus. Kemarin juga di Masjid Juwana tapi tidak ditemukan karena file sudah terhapus," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPC Sarbumusi Pati, Husaini meminta kepada pihak berwenang agar segera menyelesaikan persoalan tersebut. Mengingat kasus penganiayaan ini sudah bergulir selama 2 pekan lamanya.

"Ini kasusnya kan sudah 15 hari lebih. Dari Polsek Juwana tidak ada kabar berita perkembangannya. Saya mohon kepada pihak terkait untuk mengurus kasus ini sungguh-sungguh," tegas Husaini. (aua)

Editor : Ali Mustofa
#pati #cctv #penganiayaan #sopir