Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Inspektur Kementerian ESDM Investigasi Tambang Galian C Telan Korban di Sukolilo Pati

Andre Faidhil Falah • Rabu, 5 Juli 2023 | 16:47 WIB
DICEK: Inspektur tambang menginvestigasi galian C di Desa Wegil, Sukolilo, Pati, kemarin.
DICEK: Inspektur tambang menginvestigasi galian C di Desa Wegil, Sukolilo, Pati, kemarin.

 

PATI – Beberapa drone diterbangkan Inspektur Tambang Kementerian Energi dan Sumber Daya (ESDM) RI di lokasi tambang longsor di galian C Desa Wegil, Sukolilo, Pati, kemarin (4/7). Penerbangan drone itu saat Inspektur Tambang Kementerian ESDM RI menginvestigasi longsor di tambang galian C Desa Wegil, Sukolilo, pati, kemarin (4/7). Empat hari ke depan bakal keluar hasil rekomendasi untuk pemilik tambang.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya pada Minggu (2/7) tebing galian C di lereng pegunungan Kendeng di Desa Wegil, Sukolilo longsor. Longsoran itu menimpa sopir truk tambang. Nahas, korban tewas di tempat.

Diketahui dua tambang galian C di Kecamatan Sukolilo mengalami longsor pada Minggu (2/7). Kedua tambang itu masing-masing terletak di Desa Wegil dan Desa Kedungwinong.

Longsor di Desa Kedungwinong terjadi pada pukul 06.30 WIB. Sedangkan longsor di Desa Wegil terjadi pukul 11.15 WIB. Longsor di Wegil  mengakibatkan satu orang tewas. Korban Sugiyo, 37, warga Grobogan.

”Korban yang tewas sopir. Saat itu melintas ngambil batu. Jalan itu melewati tebing. Saat melintas tebing itu terjadi longsor,” terang Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan.

Karenanya, pihak Kementerian ESDM menginvestigasi tambang tersebut.

Para inspektur tambang Kementerian ESDM datang ke lokasi tambang itu kemarin. Mereka didampingi Kepala Dinas ESDM Jawa Tengah Cabang Kendeng Muria Irwan Edhie Kuncoro dan jajaran kepolisian.

”Kami di lokasi kecelakaan tambang bersama Inspektur tambang dan Polresta Pati,” kata Irwan.

Maksudnya akan mengkaji kenapa terjadi kecelakaan tambang.

”Ke depan agar tidak terjadi lagi kecelakaan tambang,” kata Irwan.

Dalam investigasi itu, beberapa saksi juga dimintai keterangan. Para tim investigasi juga mengecek area tambang milik CV Tri Lestari tersebut.

”Ini pemeriksaan saksi yang melihat kejadian. Tim melihat rona-rona tambang,” kata dia.

Selain mengecek ke lapangan, data di lapangan juga dianalisis di kantor. Hasil investigasi nantinya sebagai acuan langkah pengelola tambang agar kecelakaan tidak terjadi lagi.

”Investigasi ini direncanakan sampai empat hari ini (sampai Jumat (7/7), Red),” tukasnya.

Pihaknya belum bisa memastikan bagaimana hasilnya. Intinya, nanti bakal keluar rekomendasi dari pihak inspektur tambang kepada pemilik tambang.

"Hasilnya belum. Nanti setelah empat hari, kami beritahukan hasilnya. Intinya, investigasi untuk mengkaji insiden itu," paparnya.

Ada lima kriteria jika benar-benar terjadi kecelakaan. Meliputi, benar-benar terjadi kecelakaan, berada dalam lokasi pertambangan, mengakibatkan cidera pekerja, terjadi di jam kerja, dan terjadi di wilayah proyek/tambang.

"Unsur ini menjadi suatu hasil kesimpulan. Apakah ini termasuk kecelakaan kerja atau tidak. Nanti diberi rekomendasi. Kemudian perlu penanganan akibat longsor. Sehingga tak terjadi kecelakaan tambang," tutupnya. (adr/zen)

 

Editor : Ali Mustofa
#pati #meninggal dunia #tambang galian c #kementerian esdm #galian c