Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Nyai Hj Nafisah Sahal Mahfudh Tutup Usia, Ini Kiprah Kehidupannya

Ali Mustofa • Jumat, 11 November 2022 | 03:32 WIB
Nyai Nafisah Sahal Mahfudh Wafat (Majelis Masayikh)
Nyai Nafisah Sahal Mahfudh Wafat (Majelis Masayikh)
PATI – Kamis (10/11) petang Nyai Hj Nafisah Sahal menghembuskan nafas terakhirnya. Istri mendiang KH Sahal Mahfudh (Rais Am PBNU 1999—20014) itu meninggal dunia di RSI Pati setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan di RS Telogorejo Semarang. Nyai Nafisah Sahal dikenal sebagai tokoh yang mewarnai beragam bidang. Mulai pendidikan, organisas hingga politik.

Dikutip dari nu.or.id, Nyai Nafisah terlahir dari pasangan KH Abdul Fattah Hasyim dan Nyai Hj Musyarofah Bisri. Ayahandanya adalah pendiri Madrasah Mu’allimin Mu’allimat Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Sementara sang ibu merupakan pendiri Pondok Pesantren Putri Al-Fathimiyyah, Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

“Nyai Nafisah diasuh oleh kakek dan neneknya pada usia empat hingga delapan tahun,” demikian Hj Tutik Nurul Jannah, menantu Nyai Nafisah, menuliskan profil ibu mertuanya itu di akun facebooknya Jumat (14/1/2022) siang.

Kiprah Nyai Nafisah Sahal memiliki kiprah di berbagai bidang perjuangan. Baik dalam bidang pendidikan, politik, maupun organisasi sosial keagamaan. Di ranah politik, Nyai Nafisah pernah tercatat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.  Di ranah pendidikan, Nyai Nafisah adalah pendiri Pesantren Putri Al-Badi'iyyah, Lembaga Pendidikan Terpadu Sekolah An-Nismah, Guru di Perguruan Islam Mathali'ul Falah, dan Penggagas Himpunan Siswa Mathali’ul Falah Putri (Hismawati).

“Sedangkan di ranah organisasi sosial kemasyarakatan, Nyai Nafisah tercatat pernah menjadi ketua Pengurus Cabang Muslimat NU Kabupaten Pati, Ketua Pengurus Wilayah Muslimat NU Provinsi Jawa Tengah, Dewan Pakar Pengurus Pusat Muslimat NU, dan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama,” terang Ning Tutik.

Di era kepemimpinan KH Said Aqil Siroj, Nyai Nafisah juga tercatat sebagai salah satu dari tiga ulama perempuan yang berada dalam jajaran Mustasyar PBNU, bersama Nyai Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dan Prof (almh) Huzaeman Tahido Yanggo. “Aku wis tuwo, Tik. Kok iso isih mlebu Mustasyar NU (Saya sudah tua, Tik. Kok bisa masih masuk Mustasyar NU),” kata Nyai Nafisah kepada Ning Tutik pasca pengumuman kepengurusan PBNU. (aua) Editor : Ali Mustofa
#Nyai Hj Nafisah Sahal #nyai hj nafisah sahal wafat #mustasyar pbnu #meninggal dunia #NU #nahdlatul ulama