"Ini sesuai dengan rekomendasi saat verifikasi kemarin. Sudah kita penuhi semua. Kami terus berkoordinasi supaya stadion ini memenuhi standar untuk menjadi tuan rumah di Liga 2 nanti. Kami optimistis bisa berkandang di Stadion Joyokusumo," jelas General Manajer Persipa Pati Dian Dwi Budianto.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, ruang ganti pemain telah ditata sesuai dengan standar penyelenggaraan pertandingan resmi. Pernak-pernik seperti papan tulis, meja, dan tempat menggantung jersey telah terpasang. Tiap ruang ganti dilengkapi dengan kamar mandi khusus, dan shower. Ruang ganti juga dilengkapi pendingin udara. Selain itu akses penonton VIP juga telah dipisahkan dengan akses masuk pemain.
"Saat ini tinggal renovasi sedikit-sedikit seperti pemasangan pagar untuk pembatas tribun. Ya dalam sepekan ini insyaallah sudah selesai semua," imbuh Dian.
Sementara itu terkait rumput yang sebelumnya menjadi persoalan, Dian menegaskan hal itu sudah beres. Pihaknya telah melakukan penelusuran sampai ke importir dan vendor rumput sintetis tersebut.
"Sudah terdaftar di FIFA, sudah beres. Memenuhi syarat untuk pertandingan di Liga 2 nanti. Selain itu untuk lampu penerangan stadion sendiri sesuai regulasi di Liga 2 tidak diwajibkan ada," imbuh Dian.
Untuk diketahui meskipun tidak menjadi kewajiban, pemasangan lampu penerangan stadion sudah direncanakan pada tahun ini. Pemasangan lampu penerangan dilakukan bertahap. Tahun 2022 dua tiang lampu, dan dua tiang lampu lagi akan dipasang pada tahun 2023 sebagai persiapan untuk menggelar opening ceremony Porprov Jawa Tengah di Pati Raya. (aua/him) Editor : Ali Mustofa