CCTV yang bisa digunakan untuk menilang berada di Jalan Kolonel Sunandar dan Ahmad Yani. Kamera itu terhubung dengan operator pihak Polres Pati. Jadi bisa terpantau lewat handphone operator.
Adanya ETLE ini berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ada pula UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalin dan Angkutan Jalan.
”Operasi Patuh Candi kali ini akan didukung dengan kamera ETLE. Kamera tersebut sebelumnya telah terpasang di sejumlah lokasi di Pati,” terang Kapolres Pati AKBP Christian Tobing.
Selama dua pekan ini mulai Senin (13/6) ini hingga Minggu (26/6) mendatang, Polres Pati akan menggelar operasi Patuh Candi 2022.
”Saat ini Polres Pati melaksanakan Operasi Patuh Candi 2022 dengan tema tertib lalu lintas menyelamatkan masyarakat maupun bangsa di masa pandemi Covid-19. Pelaksanaanya, dua pekan,” tandasnya.
Pihaknya menerjunkan sekitar 88 personel Polres. Tak hanya itu, pihaknya juga bersinergi dengan instansi Pemkab Pati. Jadi keseluruhan personel kisaran 300 orang.
”Kami bersinergi, berkoordinasi, kolaborasi dengan stakeholder terkait. Di antaranya, Kodim, Pemkab, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Ini bersama-sama mengedepankan edukasi dan sosialisasi operasi candi,” tambahnya.
Dalam operasi ini, lanjut dia, akan mengampanyekan gerakan tertib lalu lintas (lalin). Khususnya untuk para generasi muda. Selain itu, mengingatkan masyarakat terkait pandemi Covid-19 yang belum berakhir.
Cristian mengaku, kegiatan ini akan menekankan sosialisasi humanis. Harapannya mampu meningkatkan kesadaran pribadi masyarakat untuk menggunakan kelengkapan yang baik dan standar saat berkendara.
Melalui operasi berbasis teknologi ini, kepatuhan masyarakat akan peraturan Lalin meningkat. terlebih angka kecelakaan lalu lintas bisa turun signifikan tahun ini.
”Perlu kesadaran bersama dari masyarakat Pati khususnya adik-adik generasi muda untuk mematuhi peraturan lalu lintas. Sehingga, angka kecelakaan juga bisa menurun,” pungkasnya. (adr/zen) Editor : Ali Mustofa