Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

6 Cara Ampuh Merawat Motor Untuk Ojol Biar Awet

Zakarias Fariury • Rabu, 3 Desember 2025 | 19:47 WIB
Ilustrasi Motor
Ilustrasi Motor

RADAR KUDUS -  Sepeda motor telah menjadi tulang punggung utama bagi ribuan pengemudi ojek online (ojol) di perkotaan.

Menghabiskan waktu dari pagi hingga larut malam di jalanan untuk mengantar penumpang dan pesanan, motor para driver ini menghadapi beban kerja yang jauh melampaui motor harian biasa.

Konsekuensinya, jarak tempuh kendaraan pun melonjak drastis, membuat usia komponen cepat tergerus.

Untuk memastikan motor tetap menjadi mitra kerja yang andal dan bebas mogok, dibutuhkan prosedur perawatan yang ekstra ketat.

Pakar otomotif menyarankan beberapa langkah kritis yang harus diimplementasikan secara disiplin agar motor ojol tetap prima dan bertenaga, meski digunakan secara nonstop.

Enam Pilar Perawatan Motor Ojol Wajib

1. Interval Ganti Oli Mesin Diperketat

Karena intensitas penggunaan yang tinggi, oli mesin motor ojol cenderung lebih cepat kotor dan kualitas pelumasnya menurun.

Membiarkan oli menjadi hitam pekat dapat meningkatkan gesekan, membuat mesin bekerja lebih berat, dan mempercepat keausan komponen internal.

2. Kontrol Berkala pada Sistem Pengereman (Kampas Rem)

Aktivitas stop and go yang dominan di lalu lintas perkotaan mempercepat habisnya kampas rem. Rem yang tidak pakem bukan hanya mengurangi efisiensi kerja, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan secara signifikan.

3. Menjaga Kualitas dan Tekanan Angin Ban

Ban adalah satu-satunya titik kontak antara motor dan permukaan jalan. Mengingat seringnya melewati jalan berlubang, basah, atau licin, kondisi ban sangat krusial.

4. Pemeriksaan Rutin Transmisi (CVT/Rantai)

Pada motor matic, perawatan Continuously Variable Transmission (CVT) adalah hal yang wajib. Penumpukan debu dan kotoran dapat mengakibatkan akselerasi motor (tarikan) terasa "ngempos". Komponen vital seperti roller dan v-belt perlu diperiksa rutin mengingat beban kerja yang konstan.

Sementara itu, untuk motor non-matic (bebek/sport), pelumasan rantai secara berkala sangat penting untuk mencegah kekeringan dan kerusakan pada gear. Tarikan yang halus menjamin kenyamanan dan kelancaran pekerjaan.

5. Prioritas pada Sistem Pendinginan Mesin

Mesin motor ojol rentan mengalami overheating karena jarang memiliki jeda istirahat.

6. Servis Menyeluruh Sesuai Jadwal

Terlepas dari kesibukan mencari nafkah (nge-bid), pengemudi wajib mengalokasikan waktu untuk servis rutin di bengkel terpercaya.

Servis yang komprehensif tidak hanya mencakup ganti oli, tetapi juga pengecekan komponen vital lainnya seperti busi, filter udara, throttle body, hingga sistem elektronik.

Servis berkala adalah langkah preventif. Kerusakan kecil dapat terdeteksi dan diatasi lebih awal sebelum memicu masalah besar yang membutuhkan biaya perbaikan membengkak.

Disiplin dalam menjalankan enam poin perawatan ini adalah kunci untuk memastikan motor tetap menjadi aset kerja yang efisien dan nyaman. (*)

Editor : Mahendra Aditya
#awet #ojol #merawat motor #kilometer #motor bekas