RADAR KUDUS - Di tengah harga kendaraan yang terus merangkak naik, mobil bekas dengan harga terjangkau menjadi incaran bagi banyak masyarakat, khususnya yang memiliki bujet terbatas.
Meski usia mobil-mobil tersebut rata-rata sudah melampaui dua dekade, bukan berarti performanya tidak bisa diandalkan. Dengan perawatan yang tepat, mobil-mobil lawas ini tetap bisa menjadi andalan untuk keperluan harian.
Berikut ini sejumlah pilihan mobil bekas di kisaran harga Rp 30 hingga 40 jutaan yang masih cukup layak dipertimbangkan dari segi fungsionalitas dan ketersediaan suku cadang.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Toyota yang Irit BBM, Tanpa Perlu Sering Mampir SPBU
1. Toyota Corolla DX – Retro Andal Seharga Rp 35 Jutaan
Nama besar Toyota Corolla tak lekang oleh waktu. Varian Corolla DX, yang dipasarkan pada awal 1980-an, kini dapat ditemukan di pasaran mobil bekas dengan harga sekitar Rp 35 jutaan.
Mobil ini mengusung nuansa retro kuat, terutama dengan desain lampu bulat (versi awal) atau kotak (facelift), dipadukan bumper besi dan spion yang berada di atas fender depan.
Dimensinya yang kompak (panjang 4.050 mm) membuat mobil ini cocok untuk penggunaan dalam kota.
Corolla DX dibekali mesin 1.300 cc berkode 4K SOHC 8 katup yang mampu menghasilkan 74 hp dan torsi 105 Nm, dengan sistem bahan bakar masih menggunakan karburator. Fitur standar meliputi AC dan radio tape, tanpa power steering.
2. Daihatsu Zebra Espass – MPV Serbaguna Mulai Rp 38 Jutaan
Bagi yang mencari mobil keluarga dengan daya angkut besar, Daihatsu Zebra Espass bisa menjadi pilihan ekonomis. MPV ini pertama kali diperkenalkan pada awal 1990-an, dan kini dibanderol di pasar bekas sekitar Rp 38 jutaan.
Baca Juga: 15 Rekomendasi Mobil Second Murah Terbaik di 2025, Harga Mulai Rp50 Jutaan
Mesinnya berkapasitas 1.300 cc dengan transmisi manual 5 percepatan, menghasilkan tenaga 76 hp dan torsi 114 Nm.
Salah satu keunggulan utama Espass adalah keberadaan pintu geser di bagian tengah—fitur yang cukup langka di zamannya.
Selain itu, mobil ini telah dibekali power steering, AC, dan radio tape, menjadikannya MPV sederhana namun fungsional.
3. Daihatsu Charade Classy – Sedan Klasik dengan Sentuhan Modern
Dikenal sebagai sedan kecil dengan tampilan elegan, Daihatsu Charade Classy pernah meramaikan pasar Indonesia dari tahun 1990 hingga 1997. Kini, harga unit bekasnya berada di kisaran Rp 38 jutaan.
Mobil ini ditenagai mesin 1.300 cc karburator berkode HC-C, yang juga digunakan pada model Winner dan Zebra, menghasilkan 89 hp pada 6.500 rpm dan torsi 105 Nm pada 4.000 rpm.
Meski tampilan kabinnya cukup sederhana, fitur-fitur seperti power window, electric mirror, dan power steering sudah tersedia—fitur yang tergolong canggih pada masanya.
4. Honda Accord Executive – Sedan Premium Jadul Rp 34 Jutaan
Bagi pecinta sedan klasik bergaya elegan, Honda Accord Executive menjadi pilihan yang menarik. Dikenal di era 1980-an, mobil ini kini bisa ditemukan dengan harga bekas mulai dari Rp 34 jutaan.
Model ini tampil dengan desain lebih modern dibanding kompetitor saat itu, dengan garis bodi yang lebih mengalir meski tetap mempertahankan bentuk kotak khas era 80-an.
Accord Executive mengusung mesin berkapasitas 1.830 cc (versi setelah 1983), mampu memuntahkan tenaga 86 hp, dan tersedia dalam pilihan transmisi manual maupun otomatis 4-percepatan.
Fitur standar mencakup AC, radio tape, dan power steering, menjadikannya sedan lawas yang tetap nyaman untuk dikemudikan.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Toyota yang Nyaman Untuk Keluarga
Meski berusia lebih dari 20 tahun, deretan mobil bekas ini masih menawarkan nilai guna yang layak bagi konsumen dengan bujet terbatas.
Selain harganya yang ramah di kantong, sebagian besar suku cadang masih tersedia di pasaran dan mudah diperoleh.
Namun demikian, calon pembeli tetap disarankan untuk melakukan pengecekan menyeluruh, termasuk kondisi mesin, kelistrikan, serta bodi mobil, agar tidak menyesal di kemudian hari.
Bagi mereka yang siap merawat dan memahami karakter mobil lawas, deretan mobil Rp 30 jutaan ini bisa menjadi kendaraan fungsional sekaligus koleksi bernuansa klasik. (*)
Editor : Mahendra Aditya