SEMARANG – Suspensi belakang di sepeda motor atau awam menyebutnya sok atau shock atau sock breaker belakang memiliki peran penting untuk kenyamanan dan kemampuan manuver.
Secara kontruksi ada yang tipe suspensi ganda dan mono dengan fitur Pro-link. Di sini kita akan bahas kerja suspensi belakang ganda pada sepeda motor.
Berikut hubungan antara suspensi belakang dengan kemampuan sebuah sepeda motor:
Kemampuan Manuver:
1. Stabilitas
Suspensi belakang yang baik akan menjaga roda belakang tetap menempel di permukaan jalan, bahkan saat melewati tikungan atau jalan yang tidak rata.
2. Kelincahan, Suspensi yang responsif memungkinkan motor untuk dengan mudah mengubah arah.
Ini sangat penting saat melewati lalu lintas pada tata jalan berliku. Sifat Responsif ini membuat pengendara bisa “merasakan” jalan dan membuat Keputusan tepat namun tetap memiliki kemampuan meredam.
3. Pengendalian
Suspensi yang baik membantu pengendara mengendalikan motor lebih baik saat pengereman atau akselerasi.
Saat mengerem kuat tidak menyebabkan pengendara terasa seperti menyelam atau terjun bebas, sebaliknya bisa menahan motor untuk tidak berayun saat akselerasi kuat.
Kemampuan Kenyamanan:
1. Meredam guncangan dari jalan yang tidak rata sehingga pengendara tidak terganggu.
2. Menjaga Keseimbangan saat berkendara sehingga pengen dara tidak merasa oleng atau tidak stabil
3. Mengurangi Kelelahan pengendara, terutama saat berkendara jarak jauh. Pada suspensi belakang sepeda motor yang menggunakan desain tabung ganda (twin-tube) atau tabung bertekanan gas (gas-charged).
Balon berisi gas atau udara yang terdapat di dalam tabung ganda suspensi menambah kemampuan manuver dan kemampuan kenyamanan.
Balon yang memisahkan udara dan cairan hidrolik (oli suspensi) menghindarkan terjadinya busa (foam) yang mengurangi efektifitas oli sebagai peredam.
Penggunaan gas atau udara menciptakan tekanan internal yang konsisten sebagai bantalan peredam.
Membantu suspensi merespons guncangan dengan lebih cepat dan halus, pada kondisi jalan yang tidak rata atau saat menghadapi benturan tiba-tiba.
Saat suspensi digunakan secara intensif (misalnya, di jalan bergelombang atau saat berkendara dengan kecepatan tinggi), cairan hidrolik didalam suspensi dapat memanas dan kehilangan efektivitasnya.
Balon gas atau udara bertekanan membantu menstabilkan suhu dan tekanan di dalam tabung suspensi, sehingga performa suspensi tetap konsisten bahkan dalam kondisi ekstrem.
Dampak lainnya bisa memperpanjang umur cairan hidrolik dan komponen suspensi lainnya.
“Suspensi belakang memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kemampuan manuver dan kenyamanan sepeda motor. Dengan memahami bagaimana suspensi bekerja dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, pengendara dapat memilih suspensi yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” jelas Oke Desiyanto, Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah. (lia/*)
Editor : Ali Mustofa