Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Investasi Helm Saran #Cari_aman

Ali Mustofa • Kamis, 26 September 2024 | 17:09 WIB
Photo
Photo

SEMARANG - Saat ini pilihan helm sudah sangat banyak dan harga sangat terjangkau, namun masih ditemukan tidak menggunakan helm.

Salah satu daerah yang sempat kami amati adalah di lingkungan kampus.

Masih ditemukan banyak mahasiswa yang tidak menggunakan helm. Terutama jika lokasi Universitasnya berdekatan dengan pemukiman.

Ada beberapa alasan yang kami kumpulkan kenapa mereka tidak menggunakan helm.

Bagi Mahasiswa yang tidak menggunakan Helm menganggap bahwa risiko relatif rendah, terutama jika jarak tempuh ke kampus tidak terlalu jauh atau jika mereka merasa sudah sangat mengenal rute yang mereka lalui.

Terburu-buru untuk sampai ke kelas atau kegiatan lainnya seringkali membuat mahasiswa mengabaikan keselamatan diri dan memilih untuk tidak mengenakan helm.

Bagi sebagian mahasiswa, menggunakan helm dianggap kurang keren atau tidak sesuai dengan gaya hidup mereka.

Mereka lebih memilih tampilan yang dianggap lebih gaya, daripada mati gaya.

Tekanan dari teman sebaya juga bisa menjadi faktor.

Jika teman-teman sekelompok tidak menggunakan helm, maka mahasiswa cenderung mengikuti.

Alasan lain adalah tidak praktis, menyebabkan berkeringat, dan takut hilang.

Hal terakhir adalah kurangnya pengetahuan tentang pentingnya helm dan dampak kecelakaan terhadap kesehatan dapat membuat mahasiswa meremehkan risiko.

Dampak Benturan Kepala Tanpa Helm dapat mengakibatkan cedera otak traumatis atau Traumatic Brain Injury (TBI) yang sangat serius.

Cedera ini dapat bersifat ringan hingga berat, dan konsekuensinya bisa bersifat jangka pendek maupun jangka panjang.

Benturan akan mengakibatkan terjadinya Mekanisme Cedera Otak, yaitu ketika kepala membentur benda keras tanpa perlindungan helm, otak akan bergeser di dalam tengkorak.

Gesekan atau bergesernya otak ini dapat menyebabkan Memar pada jaringan otak (Contusio), perdarahan di dalam atau di sekitar otak (Hematoma), Pembengkakan otak (Edema) dan Robekan pada jaringan otak (Laserasi).

Cedera otak traumatis dapat memiliki dampak jangka panjang yang signifikan, yaitu Sulit berkonsentrasi, kesulitan belajar, dan masalah dengan memori (Gangguan kognitif), Kelemahan otot, kelumpuhan, epilepsy (Gangguan fisik) dan kesulitan berinteraksi dengan orang lain dan masalah dalam hubungan (Gangguan Sosial).

Helm dirancang untuk menyerap energi benturan dan melindungi kepala dari cedera langsung. Dengan menggunakan helm, risiko terjadinya cedera otak traumatis dapat dikurangi secara signifikan.

“Cedera kepala akibat benturan tanpa helm dapat menyebabkan dampak yang sangat serius dan mengubah hidup seseorang secara drastis. Helm adalah investasi yang sangat kecil dibandingkan dengan risiko cedera otak yang sangat besar. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menggunakan helm saat berkendara,” pesan Oke Desiyanto Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah. (adv/lia)

Editor : Ali Mustofa
#gaya hidup #semarang #mahasiswa #helm #Astra Motor #lingkungan kampus #kecelakaan