GROBOGAN – Atmosfer persaingan sengit mewarnai gelaran Jateng Open Karate Championship 2026 Piala Bupati Grobogan yang digelar di GOR Bung Karno Simpang Lima Purwodadi, Minggu (17/5/2026). Ratusan karateka dari berbagai perguruan tampil habis-habisan demi memburu podium tertinggi dalam kejuaraan bergengsi tingkat Jawa Tengah tersebut.
Sebanyak 240 atlet karate mengikuti turnamen dengan total 270 nomor pertandingan yang dipertandingkan. Sejak pagi hingga malam hari, arena pertandingan dipenuhi sorak dukungan dari pelatih, orang tua atlet, hingga suporter yang memadati tribun GOR.
Dari ratusan pertandingan yang berlangsung ketat, perguruan Inkado Grobogan tampil sebagai juara umum pertama. Kontingen tuan rumah sukses mendominasi dengan raihan 23 medali emas, 17 perak, dan 12 perunggu.
Posisi runner up diraih Dojo Triyoso Grobogan dengan torehan 18 emas, 8 perak, dan 5 perunggu. Sementara peringkat ketiga ditempati Sekolah Karate Satria Utama setelah mengumpulkan 12 emas, 8 perak, dan 11 perunggu.
Keberhasilan Inkado Grobogan menjadi juara umum tidak diraih secara instan. Prestasi tersebut disebut sebagai buah dari latihan keras, disiplin tinggi, dan konsistensi pembinaan atlet yang dilakukan selama ini.
Ketua Pengcab Inkado Grobogan, Wahono Hendro Purnawanto mengatakan, capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berkembang hingga mampu bersaing di level nasional maupun internasional.
Menurutnya, kejuaraan ini bukan hanya soal perburuan medali, tetapi juga menjadi sarana membentuk mental juara dan karakter sportif bagi para karateka muda.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan dukungan orang tua. Semoga menjadi motivasi untuk terus berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen dengan baik. Mulai dari Pemerintah Kabupaten Grobogan, KONI, FORKI, panitia penyelenggara, hingga seluruh perguruan karate yang ikut menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Terima kasih kepada Bupati Grobogan, KONI, FORKI, panitia, dan seluruh perguruan yang telah menyukseskan kejuaraan ini dengan lancar dan menjunjung tinggi sportivitas. Sampai jumpa di event-event berikutnya,” tambahnya.
Sebelum kejuaraan berlangsung, Wahono sempat memberikan suntikan motivasi saat pelepasan atlet Inkado Grobogan menuju arena pertandingan. Dalam sambutannya, ia meminta seluruh karateka tampil percaya diri dan tidak gentar menghadapi lawan.
Ia menekankan pentingnya menjaga mental bertanding, disiplin mengikuti instruksi pelatih, serta menjaga nama baik perguruan selama bertanding di atas matras.
“ Turnamen ini adalah panggung untuk menunjukkan hasil latihan, kedisiplinan, dan mental juara yang telah ditempa selama ini,” tegasnya.
Semangat itu pun benar-benar dibuktikan para karateka Inkado Grobogan di arena pertandingan. Dengan performa agresif dan disiplin tinggi, mereka sukses mendominasi sejumlah kelas dan memastikan gelar juara umum tetap berada di tangan tuan rumah.
Kejuaraan Jateng Open Karate Championship 2026 sendiri diharapkan menjadi agenda rutin pembinaan atlet karate di Grobogan sekaligus wadah pencarian bibit-bibit potensial untuk menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi. (mun)
Editor : Admin