RADAR KUDUS - Laga panas akan tersaji saat Persebaya Surabaya menjamu Persib Bandung pada pekan ke-24 Super League Indonesia musim 2025–2026.
Pertandingan klasik ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3/2026) pukul 20.30 WIB.
Duel dua tim besar ini bukan sekadar perebutan tiga poin.
Aroma rivalitas panjang dan gengsi antarkota membuat atmosfer pertandingan dipastikan membara.
Tiket dilaporkan ludes dalam waktu singkat, sementara ribuan Bonek dan Bobotoh sudah bersiap memberi dukungan penuh dari tribun maupun layar kaca.
Modal Positif Bajul Ijo
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan timnya berada dalam kondisi mental yang baik.
Kemenangan tipis 1-0 atas PSM Makassar di laga sebelumnya menjadi suntikan moral penting setelah sempat tersandung dalam dua pertandingan beruntun.
Menurut Tavares, kemenangan bukan hanya soal tambahan angka di klasemen, tetapi juga memulihkan kepercayaan diri pemain.
Ia menyebut suasana latihan jauh lebih hidup ketika tim datang dengan hasil positif.
Persebaya saat ini menempati peringkat kelima dengan koleksi 38 poin. Posisi tersebut membuat mereka masih berpeluang menekan papan atas jika mampu menjaga konsistensi.
Tambahan tiga poin atas Persib bisa menjadi momentum besar untuk masuk zona empat besar.
Evaluasi Set Piece Jadi Perhatian
Salah satu pekerjaan rumah yang sempat menghantui Persebaya adalah rapuhnya pertahanan dalam mengantisipasi bola mati.
Dua kekalahan sebelumnya dari Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Persijap Jepara tak lepas dari kegagalan mengawal situasi set piece.
Namun, saat menghadapi PSM, lini belakang Bajul Ijo menunjukkan peningkatan signifikan.
Koordinasi antarpemain terlihat lebih rapi dan disiplin penjagaan membaik.
Hal ini menjadi kabar baik jelang menghadapi Persib yang dikenal efektif memanfaatkan bola mati.
Tavares menekankan bahwa detail kecil seperti positioning dan fokus dalam momen krusial akan sangat menentukan hasil akhir laga.
Tantangan Besar: Hadapi Juara Bertahan
Di sisi lain, Persib datang dengan status mentereng sebagai pemuncak klasemen sementara dengan 53 poin.
Maung Bandung unggul tiga angka dari pesaing terdekatnya, Persija Jakarta. Artinya, laga di Surabaya menjadi krusial untuk menjaga jarak di puncak.
Sebagai juara bertahan dua musim terakhir, Persib memiliki kedalaman skuad dan pengalaman dalam laga besar.
Kombinasi pemain lokal dan asing mereka dinilai paling stabil musim ini. Produktivitas gol yang konsisten serta pertahanan yang solid membuat Persib menjadi salah satu tim paling komplet di kompetisi.
Tavares mengakui kualitas lawan. Namun, ia menegaskan kunci menghadapi tim sekelas Persib adalah fokus penuh, disiplin menjalankan taktik, serta menjaga intensitas sejak menit pertama.
Big Match Sarat Tekanan
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat. Persebaya akan mencoba bermain agresif di hadapan publik sendiri, sementara Persib kemungkinan mengandalkan organisasi permainan yang matang dan efektivitas serangan balik.
Secara statistik, Persib unggul dalam produktivitas gol musim ini.
Namun, Persebaya memiliki rekor kandang yang cukup kuat, terutama dalam laga-laga besar. Faktor atmosfer Gelora Bung Tomo juga kerap menjadi pembeda.
Pengamat sepak bola nasional menilai laga ini bisa menjadi titik balik persaingan papan atas. Jika Persib menang, mereka makin kukuh di puncak. Sebaliknya, jika Persebaya sukses mengamankan tiga poin, persaingan empat besar akan semakin panas.
Penentuan Arah Musim
Dengan kompetisi memasuki fase krusial, setiap pertandingan memiliki dampak signifikan. Bagi Persebaya, kemenangan atas pemuncak klasemen akan menjadi pesan tegas bahwa mereka siap bersaing hingga akhir musim. Bagi Persib, tiga poin di Surabaya akan mempertegas mental juara.
Satu hal yang pasti, duel klasik ini bukan hanya soal strategi dan statistik. Ini tentang harga diri, tradisi, dan ambisi dua klub besar Indonesia.
Senin malam nanti, Gelora Bung Tomo akan menjadi saksi: apakah Bajul Ijo mampu menggoyang singgasana Maung Bandung, atau justru Persib semakin kokoh di puncak klasemen?
Editor : Mahendra Aditya