BALI — Laga pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 mempertemukan Bali United FC kontra Persijap Jepara pada Sabtu (28/2) malam.
Persijap bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Kick off telah dimulai pukul 20.30 WIB dalam suasana berbeda, karena tuan rumah harus menjalani hukuman tanpa penonton akibat sanksi disiplin.
Bermain di kandang sendiri tanpa dukungan langsung suporter, Bali United tidak menurunkan komposisi terbaiknya.
Sementara itu, Persijap Jepara datang dengan tekad mencuri poin di Pulau Dewata.
Di bawah asuhan Pelatih Kepala Mario Lemos, Persijap menerapkan formasi 4-3-3. Pos penjaga gawang dipercayakan kepada Sendri Johansyah.
Lini belakang diisi Rahmat Hidayat, Firman Ramadhan, Diogo Brito, dan Rubio.
Tiga gelandang yang menjadi motor permainan adalah Wahyudi Hamisi, Borja Martinez, dan Borja Herrera.
Sedangkan lini depan mengandalkan Lucas Morelatto, Charlos Franca, serta Iker Guarrotxena sebagai ujung tombak.
Di kubu tuan rumah, Pelatih Kepala Johnny Jansen juga tak ingin mengambil risiko. Formasi diterapkan 3-4-3.
Mistar gawang dijaga Hauptmeijer. Barisan pertahanan diperkuat Bagas Adi, Kadek Arel, serta Ricky Fajrin yang bertindak sebagai kapten.
Lini tengah diisi Receveur, Yachida, Kadek Agung, dan Goppel. Sementara sektor serang dipercayakan kepada Irfan Jaya, R. Arjuna, serta Kopitovic.
Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi klasemen.
Pada pertemuan sebelumnya di pekan ke-7, Bali United sukses menundukkan Persijap Jepara dengan skor 2-1.
Hasil tersebut tentu menjadi motivasi tambahan bagi Laskar Kalinyamat untuk membalas kekalahan.
Meski tanpa atmosfer suporter, duel dua tim papan tengah ini tetap berlangsung sengit.
Persijap mencoba tampil disiplin dan efektif dalam memanfaatkan peluang, sementara Bali United mengandalkan pengalaman serta kedalaman skuad untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
Editor : Ali Mustofa