RADAR KUDUS - Timnas Futsal Indonesia kembali menunjukkan mental juara di laga kedua Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026.
Bermain di Indonesia Arena, Jakarta, Garuda Futsal sukses menundukkan Kirgistan dengan skor 5-3 dalam pertandingan penuh tensi hingga detik akhir.
Kemenangan ini bukan sekadar menambah tiga poin, tetapi juga menegaskan kematangan Indonesia dalam mengelola tekanan dan momentum, terutama saat laga berjalan ketat di babak kedua.
Babak Pertama: Keunggulan Tipis, Mental Teruji
Indonesia menutup paruh pertama dengan keunggulan 2-1. Meski sempat dikejutkan oleh gol cepat Kirgistan, respons Garuda Futsal terbilang matang dan terukur.
Gol balasan cepat serta eksekusi penalti yang dingin membuat Indonesia mampu mengendalikan permainan hingga turun minum. Keunggulan tersebut menjadi fondasi penting untuk menghadapi tekanan besar di babak kedua.
Babak Kedua: Drama Gol dan Adu Mental
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat tajam. Indonesia menambah keunggulan lewat Rio Pangestu, yang mencetak gol ketiga melalui skema open play.
Umpan matang dari sisi kanan disambut dengan sempurna, mengubah skor menjadi 3-1.
Namun Kirgistan menolak menyerah. Makhamadaminov kembali menjadi ancaman dengan gol pada menit ke-14, memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3.
Setelah itu, Kirgistan menaikkan tempo permainan dan mendapat hadiah penalti. Alimov menjalankan tugasnya dengan tenang, membuat skor kembali imbang 3-3.
Saat tekanan mencapai puncaknya, Indonesia justru menunjukkan ketenangan luar biasa.
Gol keempat lahir dari Adriansyah Nur, yang jeli memanfaatkan kesalahan umpan kiper Kirgistan. Tendangan kerasnya tak mampu dibendung dan membawa Indonesia unggul 4-3.
Drama belum berakhir. Ketika Kirgistan menerapkan power play, kesalahan fatal kembali terjadi.
Pemain bernomor punggung 5, Israr, membaca situasi dengan sempurna dan langsung melepaskan tembakan jarak jauh ke gawang kosong.
Gol tersebut mengunci keunggulan Indonesia menjadi 5-3.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tidak berubah.
Lebih dari Sekadar Kemenangan
Hasil ini menegaskan bahwa Timnas Futsal Indonesia kini bukan hanya mengandalkan agresivitas, tetapi juga kecerdasan membaca situasi.
Dua gol terakhir yang lahir dari kesalahan lawan menunjukkan efektivitas pressing dan kesiapan mental dalam situasi krusial.
Kemenangan atas Kirgistan membuat posisi Indonesia di Grup A semakin kuat dan membuka peluang besar untuk melaju ke perempat final lebih cepat, bahkan sebelum laga terakhir dimainkan.
Garuda Futsal Naik Level
Jika di masa lalu Indonesia kerap kehilangan fokus saat unggul, laga ini justru menjadi bukti perubahan signifikan. Garuda Futsal mampu:
Tetap tenang saat disamakan,
Memanfaatkan kesalahan lawan secara maksimal,
Menutup pertandingan dengan keputusan yang tepat.
Skor akhir Indonesia 5-3 Kirgistan menjadi penanda bahwa Garuda Futsal kini telah naik kelas—bukan hanya kuat secara teknik, tetapi juga matang secara mental.
Editor : Mahendra Aditya