REMBANG – Stadion Krida menjadi saksi perjuangan heroik Laskar Dampo Awang.
PSIR Rembang berhasil memastikan diri melaju ke babak delapan besar Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 setelah menumbangkan PSIK Klaten dalam laga penuh drama yang berakhir dengan adu penalti, Rabu (28/1).
Beban berat dipikul anak asuh PSIR Rembang sejak peluit awal dibunyikan.
Untuk lolos, mereka diwajibkan menang dengan selisih minimal dua gol guna menyamakan agregat.
Namun, publik tuan rumah sempat terbungkam ketika punggawa PSIK, Alkaubaudury, mencetak gol pembuka pada menit ke-13.
Tertinggal 0-1 membuat peluang PSIR menipis. Namun, mentalitas juara ditunjukkan jelang turun minum.
Pada menit ke-45, M. Ubaid berhasil memecah kebuntuan dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1, sekaligus membangkitkan asa suporter yang memadati stadion.
Memasuki babak kedua, PSIR tampil menyerang total. Alhasil, Ilham Selano sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Intensitas pertandingan semakin memuncak di menit-menit krusial.
Pada menit ke-86, stadion bergemuruh saat M. Ubaid mencetak gol keduanya. Skor 3-1 bertahan hingga waktu normal berakhir.
Hasil ini membuat agregat kedua tim menjadi imbang, sehingga pemenang harus ditentukan melalui drama adu penalti.
Ketegangan mencapai puncaknya di babak tos-tosan.
Meski dua eksekutor PSIR gagal menjalankan tugasnya, mental penggawa PSIK Klaten justru lebih terguncang setelah tiga penendang mereka gagal menaklukkan kiper Rembang.
Babak adu penalti pun ditutup dengan skor 4-3 untuk keunggulan tuan rumah.
Kemenangan ini resmi membawa PSIR Rembang melangkah ke babak perempat final (8 besar) dengan catatan perjuangan yang luar biasa. (noe/ali)
Editor : Ali Mustofa