Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persipura Tarik Striker Senior di Saat Genting, Osas Saha Jadi Penentu Nasib Promosi

Mahendra Aditya Restiawan • Selasa, 27 Januari 2026 | 17:48 WIB

 

Persipura
Persipura

RADAR KUDUS - Persipura Jayapura memilih tidak berjudi di tengah ketatnya persaingan Championship 2025/2026. Saat klub-klub pesaing sibuk berburu pemain muda dengan label “potensi”, Mutiara Hitam justru melangkah ke arah sebaliknya: mengamankan pengalaman.

Nama Osas Saha resmi masuk daftar amunisi baru Persipura. Bukan rekrutan sensasional, bukan pula transfer penuh gembar-gembor. Namun, di fase krusial musim ini, langkah tersebut bisa menjadi pembeda antara sekadar bersaing dan benar-benar promosi.

Persipura di Persimpangan Musim

Hingga pekan ke-17 Championship, Persipura berdiri di posisi ketiga klasemen dengan 34 poin. Jarak mereka tipis: hanya terpaut satu poin dari PSS Sleman dan dua angka dari Barito Putera yang berada di puncak.

Margin kesalahan nyaris nol. Satu hasil imbang bisa menggeser posisi, satu kekalahan bisa membuat mimpi promosi menjauh.

Dalam situasi seperti ini, keputusan transfer bukan lagi soal jangka panjang. Ini soal siapa yang siap sekarang.

Osas Saha: Pilihan Realistis di Tengah Tekanan

Osas Saha bukan nama asing di sepak bola Indonesia. Jejaknya tercatat bersama Semen Padang, Kalteng Putra, hingga Persibo Bojonegoro. Ia tahu kerasnya kompetisi kasta kedua, tahu tekanan laga hidup-mati, dan paham ritme sepak bola lokal.

Di usia 39 tahun, Osas memang tidak datang dengan narasi masa depan. Ia hadir membawa satu hal yang lebih relevan: kepastian peran.

Sebagai penyerang tengah, Osas dikenal mampu menjaga bola, membaca ruang, dan menyelesaikan peluang dengan efisiensi. Ia juga fleksibel, bisa ditarik ke sisi sayap ketika skema membutuhkan variasi serangan.

Dalam Championship yang kerap ditentukan oleh detail kecil—bola mati, duel kotak penalti, dan keputusan sepersekian detik—pengalaman semacam ini bernilai mahal.

Target Tunggal: Naik Kasta

Tak ada kalimat diplomatis dari Osas saat diperkenalkan. Tak ada target pribadi, tak ada ambisi statistik.

“Tujuan saya hanya satu, naik ke Liga 1,” ucapnya singkat.

Pernyataan itu mencerminkan situasi Persipura saat ini. Klub legendaris asal Papua tersebut tak lagi berada pada fase membangun identitas. Mereka sedang mengejar pemulihan status.

Liga 1 bukan sekadar target, melainkan keharusan.

Persipura Tidak Sedang Bereksperimen

Rekrutmen Osas Saha menegaskan satu hal: Persipura tidak ingin bereksperimen di momen genting.

Alih-alih mengorbitkan pemain muda tanpa jam terbang Championship, manajemen memilih figur yang telah kenyang asam garam kompetisi. Ini bukan keputusan romantis, tapi langkah kalkulatif.

Persipura memahami bahwa promosi sering kali ditentukan bukan oleh permainan indah, melainkan ketahanan mental.

Dan di titik ini, Osas membawa modal yang tidak tercatat di lembar statistik.

Efek Domino di Papan Atas

Masuknya Osas juga mengirim sinyal ke rival langsung. Barito Putera dan PSS Sleman kini tahu bahwa Persipura tidak tinggal diam.

Bukan tidak mungkin, tekanan justru berpindah ke dua tim tersebut. Saat Persipura mempertebal opsi lini depan, pesaing dipaksa menjaga konsistensi tanpa celah.

Championship berubah menjadi adu napas panjang, bukan sekadar adu kualitas.

Lebih dari Sekadar Transfer

Bagi Persipura, transfer ini bukan hanya soal menambah striker. Ini tentang mengunci fase akhir musim.

Dengan jadwal yang semakin padat dan tensi laga yang meningkat, rotasi pemain menjadi krusial. Osas menawarkan solusi instan: siap main, siap memimpin lini depan, dan siap menjadi titik fokus serangan.

Ia mungkin bukan pencetak gol terbanyak, tapi kehadirannya bisa membuka ruang bagi pemain lain. Dalam sepak bola modern, kontribusi semacam ini sering luput dari sorotan, namun sangat menentukan.

Persipura dan Narasi Kebangkitan

Nama Persipura selalu identik dengan sejarah besar. Namun dalam beberapa musim terakhir, klub ini harus berdamai dengan realitas pahit di luar Liga 1.

Championship menjadi ruang pembuktian. Setiap laga adalah ujian reputasi.

Dengan mendatangkan Osas Saha, Persipura seakan berkata: cukup sudah fase adaptasi.

Kini saatnya kembali ke tempat yang mereka yakini pantas.

Editor : Mahendra Aditya
#osas saha #klasemen liga 2 #Persipura promosi Liga 1 #persipura #transfer Persipura terbaru #klasemen Championship #persipura jayapura #Liga 2 #Klasemen Championship barat