Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

LENGKAP! Alasan Sebenarnya MU Pecat Ruben Amorim

Zakarias Fariury • Senin, 5 Januari 2026 | 18:28 WIB
Ruben Amorim - Manchester United
Ruben Amorim - Manchester United

RADAR KUDUS -  Gelombang pasang di internal Manchester United kembali memakan korban. Manajemen Setan Merah secara resmi mengakhiri kerja sama dengan manajer Ruben Amorim pada Senin (5/1/2026).

Keputusan tegas ini diambil menyusul akumulasi rentetan hasil buruk dan keretakan hubungan antara pelatih dengan jajaran petinggi klub.

Keputusan krusial tersebut lahir dari rapat darurat yang dipimpin langsung oleh CEO Omar Berrada dan Direktur Olahraga Jason Wilcox.

Baca Juga: Darren Fletcher Ditunjuk jadi Pelatih Sementara Setelah Manchester United Pecat Amorim

Manajemen menyimpulkan bahwa pelatih asal Portugal tersebut telah kehilangan legitimasi serta kapasitas untuk menakhodai tim di sisa musim ini.

Konflik Otoritas dan Kritik Terbuka

Langkah pemecatan ini disinyalir bukan sekadar respons atas performa di lapangan, melainkan buntut dari ketegangan internal yang memuncak.

Amorim secara terbuka sempat melontarkan kritik pedas terkait terbatasnya wewenang yang ia miliki dalam kebijakan transfer pemain.

Ia menyebut perannya di Carrington tak lebih dari sekadar "pelaksana" teknis, sebuah pernyataan yang dianggap sebagai serangan langsung terhadap Jason Wilcox.

Amorim merasa filosofi 3-4-3 yang diusungnya tidak mendapat dukungan penuh dari manajemen, terutama setelah klub memutuskan untuk pasif pada bursa transfer Januari ini.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Manchester United Pecat Amorim!

Statistik Mengecewakan

Secara teknis, rapor Amorim di Old Trafford memang jauh dari kata memuaskan. Sejak menggantikan Erik ten Hag pada November 2024, ia hanya mampu mencatatkan rasio kemenangan sebesar 38,1 persen.

Berikut adalah rincian performa United di bawah asuhan Amorim dari total 63 pertandingan:

Meski sempat mengantarkan United ke final Liga Europa musim lalu, performa domestik yang inkonsisten menjadi batu sandungan utama.

Saat ini, MU tertahan di peringkat keenam klasemen Premier League dengan koleksi 31 poin dari 20 laga.

Baca Juga: Bukan Karena Hasil Buruk, Ini Alasan Manchester United Mengakhiri Kontrak Ruben Amorim

Penunjukan Darren Fletcher sebagai Interim

Guna mengisi kekosongan kursi kepelatihan, manajemen menunjuk sosok internal, Darren Fletcher, sebagai pelatih sementara (interim).

Fletcher, yang sebelumnya menangani tim U-18, dianggap sebagai figur paling tepat untuk menjaga stabilitas ruang ganti karena pemahamannya terhadap kultur klub.

Pihak manajemen menegaskan tidak akan terburu-buru mencari pelatih permanen. Fokus utama saat ini adalah menuntaskan musim dengan tenang sembari menyusun rencana strategis untuk musim panas mendatang.

Ujian Perdana di Turf Moor

Tanpa waktu lama untuk meratap, skuad Setan Merah harus segera bersiap menghadapi laga lanjutan Premier League melawan Burnley pada Kamis (8/1/2026) dini hari WIB.

Laga ini akan menjadi ujian mental pertama bagi Bruno Fernandes dan kawan-kawan di bawah arahan Fletcher dalam masa transisi yang kembali menghantui Old Trafford.

Kepergian Amorim kembali membuka diskursus lama di kalangan pencinta sepak bola: apakah kegagalan ini murni strategi pelatih, atau indikasi masalah struktural yang lebih dalam di manajemen Manchester United? (*)

Editor : Mahendra Aditya
#Amorim dipecat Manchester United #Ruben Amorim dipecat #manchester united #Ruben Amorim #mu