Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persijap Imbang Kontra PSIM Yogyakarta, Coach Divaldo Soroti Mental dan Potensi Pemain Muda

Fikri Thoharudin • Rabu, 24 Desember 2025 | 05:27 WIB

KONFERENSI PERS: Head Coach Persijap Jepara Divaldo (tengah) didampingi Adzikry (kanan).
KONFERENSI PERS: Head Coach Persijap Jepara Divaldo (tengah) didampingi Adzikry (kanan).

JEPARA — Persijap Jepara gagal meraih poin penuh saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi pada Selasa (23/12) malam, di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara. 

Meski demikian, Laskar Kalinyamat menunjukkan peningkatan signifikan dengan bermain spartan dan menahan imbang PSIM dengan skor 1-1

Tren dan tensi pertandingan ini tampak cukup baik dibandingkan sejumlah kekalahan beruntun sebelumnya, baik laga kandang maupun tandang.

Baca Juga: Skor Persijap Jepara vs PSIM Yogyakarta 1-1, Gagal Menang di Kandang

Sejak menit awal, kedua tim tampil berhati-hati. Persijap yang bermain tanpa pendukung dan sorakan supporter di tribun tetap mencoba menguasai permainan. Sementara PSIM lebih banyak menunggu dan mengandalkan transisi cepat. 

Intensitas laga mulai meningkat setelah Persijap beberapa kali menekan melalui pergerakan lini depan.

Persijap sempat membuka peluang lebih dulu lewat Sudi Abdallah. Penyerang asing tersebut beberapa kali berhadapan langsung dengan kiper PSIM, namun penyelesaian akhir belum maksimal. Bahkan, dua gol yang dicetak Sudi harus dianulir karena berada dalam posisi offside.

Gol Persijap akhirnya tercipta melalui Adzikry pada menit ke-50. Tembakannya melesat, merobek gawang PSIM. Gol tersebut menjadi yang pertama bagi Adzikry di kompetisi liga musim ini. 

Keunggulan itu sempat membangkitkan kepercayaan diri Persijap, yang tampil lebih agresif dan berani melakukan duel-duel keras di lini tengah.

Namun PSIM Yogyakarta tidak tinggal diam. Tim tamu perlahan keluar dari tekanan dan mampu menyamakan kedudukan lewat sepakan Riyanto Abiyoso di menit ke 90+5, memanfaatkan celah di pertahanan Persijap. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan.

Usai pertandingan, Head Coach Persijap Jepara Divaldo Da Silva Teixeira Alves menilai performa anak asuhnya sangat positif, terutama dari sisi mental bertanding. Ia memuji perubahan sikap pemain yang dinilainya jauh lebih spartan dibanding laga-laga sebelumnya.

Baca Juga: Digelar Tanpa Penonton, Polres Jepara Siapkan Pengamanan Ketat Laga Persijap vs PSIM Jogja di GBK

“Saya ucapkan selamat kepada pemain. Mereka main spartan, luar biasa. Dari awal saya minta setiap duel, setiap menit dimanfaatkan untuk fight. Hari ini mereka coba dan hasilnya terlihat,” ujar Divaldo saat sesi konferensi pers seusai laga.

Menurutnya, Persijap sebenarnya memiliki banyak peluang, termasuk situasi satu lawan satu dengan kiper dan kesempatan menembak dari luar kotak penalti. Namun efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah.

“Kita punya beberapa peluang di babak pertama. Sudi empat mata dengan kiper, ada juga peluang shoot dari luar. Ini yang ke depan harus kita perbaiki,” tambahnya.

Divaldo juga menyoroti pengalaman pemain di menit-menit akhir pertandingan. Ia menilai Persijap perlu lebih pintar dalam mengelola waktu dan situasi, terutama saat menghadapi tekanan lawan.

“Tentang menit-menit terakhir, ini soal pengalaman. Pemain harus lebih pintar ambil waktu dan keputusan. Saya akan bicara dengan mereka untuk memperbaiki hal ini,” tegas sang pelatih yang belum laga ini bergabung dengan Persijap Jepara.

Meski hanya meraih satu poin, Divaldo menilai hasil ini tetap positif. Ia mengingatkan bahwa dalam waktu persiapan yang sangat singkat, progres tim sudah terlihat jelas. 

Sebelumnya, Divaldo mengaku telah mengobservasi Persijap dan melihat adanya peningkatan dari pertandingan ke pertandingan.

“Saya fokus ke hal positif. Dari beberapa laga sebelumnya sudah ada perkembangan. Hari pertama saya minta pemain introspeksi diri, fase kedua bagaimana sebagai tim kita memperbaiki. Dua hari memang tidak cukup, tapi hari ini mereka (pemain, red) berusaha,” jelasnya.

Sementara itu, pencetak gol Persijap Adzikry mengaku bersyukur bisa mencetak gol pertamanya di liga musim ini. Meski demikian, ia menilai hasil imbang tersebut masih belum memuaskan.

“Alhamdulillah bisa cetak gol pertama di liga. Tapi hasil ini masih kurang memuaskan. Semua pemain sudah berusaha dan memberikan performa terbaik. Kami akan fokus ke pertandingan berikutnya,” kata Adzikry.

Dari kubu PSIM Yogyakarta, Head Coach Jean-Paul van Gastel mengakui timnya belum sepenuhnya puas dengan performa yang ditampilkan. 

Ia menilai atmosfer di tribun Stadion GBK menjadi salah satu faktor yang memengaruhi jalannya pertandingan.

“Bermain tanpa supporter juga memengaruhi energi pemain. Lingkungan seperti ini tentu berpengaruh,” ungkapnya.

Meski demikian, pelatih PSIM tersebut tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang mampu membawa pulang satu poin dari Jepara. Ia berharap timnya bisa tampil lebih baik dan lebih tajam di laga-laga berikutnya.

Sang pencetak gol dari PSIM Yogyakarta Riyanto Abiyoso menilai hasil imbang melawan Persijap Jepara merupakan hasil terbaik yang bisa diraih timnya pada laga tersebut. 

Menurutnya, satu poin tetap menjadi modal penting meski PSIM harus menjalani perjalanan tandang.

“Ini hasil terbaik yang bisa kami dapatkan. Kami masih bisa membawa pulang satu poin. Perjalanan dari Yogya ke Jepara bukan alasan, kami tetap harus improve dan fight ke depan agar bisa lebih baik lagi,” ujar Abiyoso.

Tak hanya di situ, ia juga menyoroti kondisi lapangan Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) yang dinilainya cukup menyulitkan jalannya pertandingan. Beberapa bagian lapangan disebut tidak rata sehingga memengaruhi aliran bola.

“Kondisi lapangan hampir sangat sulit, karena ada beberapa bagian yang tidak rata. Bola mengalir tidak beraturan. Mudah-mudahan ke depan bisa diperbaiki agar pemain bisa bermain maksimal,” tandasnya.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
#persijap #jepara #pelatih #Spartan #hasil imbang #psim #yogyakarta #Divaldo Alves #Super League #gbk