Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persipa Pati Tutup Putaran Pertama sebagai Juru Kunci Usai Kalah dari PSDS

Redaksi Radar Kudus • Rabu, 17 Desember 2025 | 18:45 WIB

Tim Persipa Pati belum bisa menemukan cara untuk menang dalam ajang Liga Nusantara musim 2025/2026 ini.
Tim Persipa Pati belum bisa menemukan cara untuk menang dalam ajang Liga Nusantara musim 2025/2026 ini.

PATI – Persipa Pati kembali harus menerima hasil pahit usai takluk tipis 0-1 dari PSDS Deli Serdang pada lanjutan pertandingan Grup A Liga Nusantara.

Laga yang digelar Senin (15/12) di Stadion dr. Moch Soebroto, Magelang, itu sekaligus memastikan tim berjuluk Laskar Saridin mengakhiri putaran pertama musim ini sebagai penghuni dasar klasemen.

Gol cepat PSDS menjadi awal petaka bagi Persipa. Baru memasuki menit-menit awal babak pertama, Rizky Tri Ananda sukses memanfaatkan peluang dan menjebol gawang Persipa, membuat tim asal Deli Serdang unggul lebih dulu.

Baca Juga: Laga Perdana Hadapi Dejan FC di Liga Nusantara, Persipa Pati Targetkan Start Positif

Tertinggal satu gol, Persipa sebenarnya berusaha bangkit. Berbagai skema serangan coba dibangun untuk menyamakan kedudukan.

Namun, hingga laga berakhir, tak satu pun peluang berhasil dikonversi menjadi gol.

Skor 1-0 untuk keunggulan PSDS pun bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.

Kekalahan di Magelang ini semakin menegaskan catatan kurang memuaskan Persipa sepanjang putaran pertama Liga Nusantara.

Pelatih Persipa Pati, Eduard Tjong, tak menampik kekecewaan atas hasil yang diraih timnya. Meski begitu, ia menegaskan perjuangan masih belum berakhir.

“Secara hasil tentu kami kecewa, tapi ini belum selesai. Kami masih akan bertemu mereka dua kali lagi.

Kami harus bekerja ekstra keras untuk keluar dari posisi ini,” kata Eduard usai pertandingan.

Baca Juga: Meski Dua Pemain Andalan Terancam Absen, Persiku Kudus Tetap Incar Tiga Poin saat Jamu Persipa Palu

Ia tetap memberikan apresiasi kepada para pemain yang dinilainya sudah berjuang maksimal sepanjang laga.

Menurutnya, PSDS tampil sangat disiplin dan agresif, khususnya saat bertahan.

“Saya mengapresiasi kerja keras anak-anak. PSDS bermain spartan, tetapi dalam sepak bola selalu ada peluang,” ujarnya.

Eduard juga mengakui timnya kesulitan menembus pertahanan lawan yang tampil sangat rapat di lini belakang.

Situasi tersebut membuat serangan Persipa kerap terhenti sebelum masuk ke area berbahaya.

Baca Juga: Debut Pelatih di Kampung Kelahiran Jadi Momen Spesial Rudi Widodo bagi Tim Persipa Pati 

“Pertahanan PSDS sangat rapat, sehingga memang sulit ditembus,” ungkapnya.

Terkait gol yang bersarang ke gawang Persipa, Eduard menjelaskan bahwa skema serangan lawan sebenarnya sudah dibahas dalam sesi pengarahan sebelum laga.

Namun, kelengahan dalam pengawalan pemain dan antisipasi umpan silang membuat rencana tersebut gagal dijalankan dengan baik.

“Sebenarnya pola gol lawan sudah kita antisipasi saat briefing. Tapi ada sedikit kelengahan dalam menjaga pemain dan mengantisipasi crossing. Itu yang dimanfaatkan lawan,” jelasnya.

Ke depan, Eduard menegaskan fokus utama tim pelatih adalah membenahi mental para pemain agar lebih percaya diri dan siap menghadapi pertandingan selanjutnya. (aua/war)

Editor : Ali Mustofa
#Persipa Pati #pertandingan #PSDS #liga nusantara