Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

PSIS dan Sriwijaya FC Dibantai, Persela Malah Pesta Gol di Derbi Jatim

Mahendra Aditya Restiawan • Rabu, 12 November 2025 | 23:53 WIB

 

MEMBARA: Striker Persiku Igor Costa berselebrasi setelah mencetak gol
MEMBARA: Striker Persiku Igor Costa berselebrasi setelah mencetak gol

RADAR KUDUS - Kompetisi Liga 2 Championship 2025-2026 kembali menghadirkan drama panas yang tak terduga pada Selasa (11/11/2025). Tiga pertandingan besar digelar serentak, dan hasilnya benar-benar mengejutkan publik sepak bola nasional.

Pertandingan paling menyita perhatian datang dari Stadion Wergu Wetan, Kudus, di mana Persiku Kudus secara mengejutkan menumbangkan PSIS Semarang dengan skor telak 3-0.

Duel ini sejatinya berjalan ketat di awal laga. Namun, tim tuan rumah tampil lebih agresif dan penuh percaya diri di hadapan ribuan pendukungnya. Baru memasuki menit ke-17, Igor Henrique membuka keunggulan bagi Persiku melalui tendangan keras yang tak mampu diantisipasi kiper PSIS.

Memasuki babak kedua, tekanan Persiku semakin menggila. Igor kembali menunjukkan ketajamannya dengan menambah dua gol tambahan masing-masing di menit ke-64 dan 90+4.

Hat-trick sang bomber asal Brasil itu membuat Persiku menutup laga dengan kemenangan telak tiga gol tanpa balas.

Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi PSIS yang musim ini tampil di bawah ekspektasi. Laskar Mahesa Jenar kini terpuruk di zona bawah klasemen dan semakin tertekan oleh desakan suporter untuk segera melakukan perubahan.

Baca Juga: Ramai Isu Legenda Persipura Ricardo Salampessy Disebut Jadi Pelatih Baru PSIS Semarang, Benarkah?

Nasib Serupa Menimpa Sriwijaya FC: Kalah Telak di Bogor

Bukan hanya PSIS yang merasakan pahitnya kekalahan. Di tempat lain, Sriwijaya FC juga mengalami nasib serupa saat menghadapi Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Bogor, pada pukul 19.00 WIB.

Laskar Wong Kito yang datang dengan kepercayaan diri tinggi justru tak mampu membendung permainan cepat Garudayaksa yang tampil luar biasa di depan pendukungnya sendiri.

Meski sempat mencoba menguasai jalannya laga, pertahanan Sriwijaya tampak rapuh dan sering melakukan kesalahan fatal.

Hasil akhirnya, Garudayaksa berhasil menang telak dengan skor mencolok yang memperpanjang tren negatif tim asal Palembang tersebut di kompetisi musim ini.

Kekalahan ini menandai laga ketiga secara beruntun tanpa kemenangan bagi Sriwijaya, membuat posisi mereka di klasemen semakin tidak aman.

Sementara di Jawa Timur, Persela Lamongan Tampil Menggila

Sementara dua tim besar harus menelan pil pahit, Persela Lamongan justru tampil gemilang dalam laga Derbi Jawa Timur.
Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir sukses meraih kemenangan krusial atas rival sekotanya dalam duel panas yang berlangsung dengan tensi tinggi.

Pertandingan ini bukan hanya tentang perebutan tiga poin, tetapi juga soal harga diri antar dua klub yang sama-sama ingin memperbaiki posisi klasemen. Persela tampil disiplin sejak awal dan berhasil mencetak gol cepat yang membuat lawan tertekan sepanjang pertandingan.

Atmosfer di stadion pun membara—suporter Persela bersorak penuh semangat, sementara pendukung tim lawan hanya bisa terdiam menyaksikan tim kesayangannya tumbang di tangan tetangga sendiri.

Kemenangan ini membuat Persela memperbaiki posisi mereka di papan tengah dan membuka peluang besar untuk menembus zona play-off Championship.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Pekan ke-10 Liga 2 Championship 2025/2026

PSIS dan Sriwijaya FC dalam Krisis Identitas

Baik PSIS Semarang maupun Sriwijaya FC kini tengah berada di fase krisis. Dua klub dengan sejarah panjang dan basis suporter besar itu terlihat kehilangan arah permainan.

Kekalahan beruntun, performa yang inkonsisten, serta minimnya kreativitas di lini depan menjadi persoalan yang terus menghantui kedua tim.

PSIS bahkan tercatat belum meraih satu pun kemenangan dalam beberapa pekan terakhir. Manajemen dikabarkan mulai mempertimbangkan perubahan di kursi pelatih menyusul hasil buruk melawan Persiku Kudus.

Beberapa nama, termasuk Ricardo Salampessy, santer disebut sebagai calon pengganti untuk membawa angin segar di ruang ganti Mahesa Jenar.

Sementara itu, Sriwijaya FC juga harus segera melakukan evaluasi besar-besaran jika tak ingin makin terpuruk. Kehilangan poin di laga-laga penting membuat mereka kesulitan bersaing di papan atas.

Persiku Kudus dan Persela Lamongan: Kebangkitan Kuda Hitam

Di sisi lain, hasil pekan ini menandai kebangkitan dua tim kuda hitam yang mulai mencuri perhatian publik: Persiku Kudus dan Persela Lamongan.

Keduanya menunjukkan permainan yang efektif, kompak, dan haus kemenangan — sesuatu yang tampaknya mulai hilang dari tim-tim besar seperti PSIS dan Sriwijaya.

Persiku, dengan lini depan yang tajam dan gaya bermain menyerang, mulai membuktikan bahwa mereka bukan sekadar peserta pelengkap di Liga 2. Sementara Persela menegaskan eksistensinya sebagai kekuatan yang tak bisa diremehkan di Jawa Timur.

Liga 2 Championship 2025-2026: Semakin Panas dan Penuh Kejutan

Hasil pertandingan Selasa malam itu semakin memperlihatkan betapa sengitnya kompetisi Liga 2 Championship musim ini. Tak ada lagi tim yang bisa dianggap lemah, dan kejutan bisa terjadi kapan saja.

Klub-klub besar seperti PSIS dan Sriwijaya kini justru harus berjuang keras menghindari degradasi, sementara tim-tim nonunggulan seperti Persiku mulai menatap posisi puncak dengan optimisme tinggi.

Persaingan semakin ketat, suporter semakin menuntut, dan setiap pertandingan menjadi ajang pembuktian sejati bagi klub-klub yang ingin bertahan di kasta kedua sepak bola nasional.

Kekalahan telak PSIS dan Sriwijaya FC di pekan ini bukan sekadar hasil buruk biasa. Ini adalah alarm keras bagi dua klub besar untuk segera berbenah sebelum terlambat.

Sementara itu, kemenangan Persela dan Persiku menjadi bukti bahwa semangat dan determinasi mampu menumbangkan nama besar sekalipun.

Liga 2 Championship 2025-2026 kini semakin panas — dan jika tren ini berlanjut, publik sepak bola Indonesia siap disuguhi musim yang penuh drama, kejutan, dan kisah kebangkitan yang tak terduga.

Editor : Mahendra Aditya
#persela lamongan #Liga 2 Championship 2025 2026 #derbi jatim #HASIL LIGA 2 CHAMPIONSHIP #Sriwijaya FC #Psis vs persiku #Liga 2 #Liga 2 Championship