Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Timur Kapadze Resmi Tinggalkan Timnas Uzbekistan Usai Lolos ke Piala Dunia 2026, Akankah Berlabuh ke Indonesia?

Ali Mustofa • Rabu, 12 November 2025 | 17:06 WIB
Timur Kapadze bersama presiden FIFA.
Timur Kapadze bersama presiden FIFA.

RADAR KUDUS – Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Asia Tengah. Asisten pelatih Timnas Uzbekistan, Timur Kapadze, resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah membawa negaranya memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.

Pelatih berusia 44 tahun itu memutuskan untuk berpisah dari skuad asuhan Fabio Cannavaro, yang kini memimpin Uzbekistan menuju turnamen bergengsi tersebut.

Dalam unggahan di media sosial pribadinya, Kapadze menulis pesan perpisahan penuh makna.

Baca Juga: Motif Dendam di Balik Ledakan SMAN 72 Jakarta, Densus 88 Ungkap Fakta Mengejutkan

Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pemain, staf pelatih, dan federasi atas kerja sama serta kepercayaan yang telah diberikan selama bertahun-tahun.

“Perjalanan saya bersama tim nasional telah berakhir. Tahun-tahun ini penuh dengan emosi, kemenangan, dan pengalaman luar biasa. Saya berterima kasih kepada para pemain, staf, serta federasi atas kesempatan yang luar biasa ini,” tulis Kapadze di Instagram, Selasa (11/11).

Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada para pendukung Timnas Uzbekistan yang selalu memberikan energi positif.

“Terima kasih kepada para penggemar atas dukungan tanpa henti. Saya bangga menjadi bagian dari sejarah ini. Semoga tim terus sukses dan meraih pencapaian baru di masa mendatang,” tambahnya.

Unggahan perpisahan itu langsung diserbu komentar netizen, termasuk dari pendukung Timnas Indonesia.

Banyak yang berharap Kapadze bisa menjadi calon pelatih baru Skuad Garuda setelah pemecatan Patrick Kluivert.

“Coach, ayo ke Indonesia! Jadilah pelatih Timnas kami,” tulis salah satu warganet di kolom komentar.
“Salam perpisahan atau kode mau ke Indonesia, Coach?” sindir netizen lainnya.

Baca Juga: Info Terbaru Ledakan SMAN 72 Jakarta: Korban Capai 96 Orang, 28 Masih Dirawat di Rumah Sakit

Sebelumnya, Kapadze sempat diminta bertahan sementara di tim untuk membantu proses adaptasi Fabio Cannavaro.

Ia bersedia membantu selama dua kali pemusatan latihan sebelum benar-benar meninggalkan posisinya.

“Saya sudah mengatakan kepada manajemen bahwa saya akan membantu pelatih baru beradaptasi selama dua kali pemusatan latihan, lalu melanjutkan karier saya. Mereka memahami dan mendukung keputusan itu,” ungkap Kapadze dalam wawancara dengan Kantor Berita Nasional Uzbekistan, dikutip dari Zamin.

Kini, mantan pelatih FC Olympic Tashkent itu tengah mempertimbangkan berbagai tawaran yang datang dari sejumlah klub dan federasi.

Ia mengaku ingin mencari pengalaman baru untuk memperkaya karier kepelatihannya.

Baca Juga: Fakta Mengejutkan! Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Diketahui Belajar dari Dark Web dan Konten Kekerasan Ekstrem

“Saya menerima banyak tawaran, tetapi belum memutuskan apa pun. Saya ingin mencari pengalaman dan menambah pengetahuan di tempat baru,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah dirinya terbuka untuk kembali melatih di Liga Uzbekistan, Kapadze menegaskan bahwa ia hanya tertarik pada klub yang memiliki visi dan rencana kerja yang jelas.

“Bagi saya, tujuan klub itu penting. Jika mereka punya rencana yang matang, maka pekerjaan itu akan menarik. Semua tergantung pada keseriusan dan arah klub tersebut,” tutupnya.

Editor : Ali Mustofa
#Timur Kapadze #mengundurkan diri #piala dunia #uzbekistan