Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Efek Dirtek Baru? Noor Hadi Sebut Kemenangan 3-0 atas PSIS Sudah Direncanakan

Mahendra Aditya Restiawan • Rabu, 12 November 2025 | 02:50 WIB
Igor Henrique - Persiku Kudus
Igor Henrique - Persiku Kudus

RADAR KUDUS - Persiku Kudus tampil menggila di Stadion Wergu Wetan. Dalam laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026, Selasa (11/11/2025), Macan Muria membungkam PSIS Semarang 3-0 tanpa balas.

Kemenangan telak ini bukan sekadar keberuntungan — menurut pelatih Noor Hadi, semua sudah diskenariokan dan dijalankan dengan disiplin sempurna.

“Alhamdulillah, tiga poin ini memang sudah kami targetkan sejak awal. Terima kasih untuk pemain, staf, manajemen, dan seluruh masyarakat Kudus yang selalu mendukung. Ini jadi awal kebangkitan Persiku,” ucap Noor Hadi usai pertandingan.

Baca Juga: Bukan Kali Pertama! Igor Henrique Lagi-Lagi Hattrick ke Gawang PSIS, Dua Kali Hattrick, Dua Kali Dibantai Persiku Kudus!

Dari Buruk ke Gemilang: Persiku Bangkit dari Dasar

Musim ini bukan perjalanan mudah bagi Persiku. Di putaran pertama, tim asal Kota Kretek itu hanya mengoleksi empat poin dan sempat terpuruk di papan bawah klasemen. Namun kemenangan atas PSIS ini menjadi titik balik penting.

Dengan tambahan tiga poin, Persiku kini mengoleksi tujuh poin dan naik ke posisi delapan klasemen sementara Grup Timur.

Lebih dari sekadar angka, kemenangan ini menandai perubahan besar dalam permainan Persiku. Mereka tampil lebih rapi, solid, dan efektif sejak menit pertama. Lini tengah dominan, bola dikuasai dengan sabar, dan pertahanan nyaris tanpa celah.

Baca Juga: 3 Pemain Persib Diisukan Diincar PSIS Semarang Usai Akuisisi Bos Malut United

Efek Dirtek Baru: Marcos Samso Bawa Disiplin dan Struktur

Noor Hadi tidak menampik bahwa hadirnya Direktur Teknik baru, Marcos Guillermo Samso, menjadi faktor penting di balik perubahan permainan Persiku.
“Sejak Marcos datang, tim jadi lebih disiplin, lebih tertata, dan semakin kompak,” ungkap Noor Hadi.

Kehadiran Samso disebut membawa energi baru ke ruang ganti. Ia membantu tim menata ulang pola latihan, memperkuat komunikasi antar pemain, serta menanamkan mental kompetitif yang mulai terlihat jelas di lapangan.

Menurut Noor Hadi, visi antara dirinya dan Samso kini sejalan: membawa Persiku kembali ke jalur positif dan menembus papan atas klasemen.

Baca Juga: Tanpa Ampun! Persiku Kudus Libas PSIS 3-0, Igor Henrique Hattrick, Mahesa Jenar Kian Ngenes di Posisi 10

Igor & Lerby: Duet Maut di Lini Depan

Pada laga ini, Persiku menurunkan duet tajam Igor Henrique da Silva dan Lerby Eliandry. Kombinasi dua penyerang itu terbukti mematikan — Igor bahkan kembali tampil fenomenal dengan mencetak hattrick.

Meski duet ini berjalan efektif, Noor Hadi menegaskan bahwa komposisi pemain bisa berubah sesuai kebutuhan taktik di laga-laga berikutnya.
“Kami tidak akan terpaku dengan satu skema. Semua tergantung strategi dan kondisi pertandingan,” jelasnya.

Namun publik Kudus tampaknya sepakat: kombinasi Igor dan Lerby kini menjadi simbol kebangkitan Macan Muria.

PSIS Akui Kesalahan Fatal, Pelatih Minta Maaf

Sementara di kubu lawan, pelatih PSIS Semarang Ega Raka Galih hanya bisa menunduk kecewa. Ia meminta maaf kepada para pendukung Mahesa Jenar yang datang jauh-jauh ke Kudus.
“Kami mohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang membanggakan,” katanya.

Ega mengakui bahwa anak asuhnya sempat bermain baik di babak pertama, namun kecerobohan di lini belakang menjadi bumerang. “Kesalahan antisipasi bola silang terus berulang dalam tiga pertandingan terakhir. Ini akan jadi bahan evaluasi kami,” ujarnya.

Dengan kekalahan ini, PSIS semakin terpuruk di dasar klasemen Grup Timur dengan hanya dua poin dari sepuluh laga.

Baca Juga: Igor Henrique Mengamuk! Persiku Kudus Bantai PSIS Semarang 3-0, Mahesa Jenar Kian Terpuruk!

Awal Baru Macan Muria

Kemenangan besar ini menjadi sinyal kuat bahwa Persiku Kudus telah menemukan ritme terbaiknya. Dukungan suporter yang membanjiri Stadion Wergu Wetan menjadi bahan bakar semangat tim.
“Yang penting kami tetap satu tujuan, menjaga kekompakan, dan terus berjuang agar Persiku naik ke atas lagi,” tegas Noor Hadi.

Dengan performa solid, dukungan manajemen, dan semangat baru di bawah pengawasan Marcos Samso, Persiku kini bukan lagi tim yang diremehkan.
Macan Muria siap mengguncang Liga 2 — dan kemenangan 3-0 atas PSIS hanyalah permulaan.

Editor : Mahendra Aditya
#noor hadi #persiku vs psis #Igor Henrique #persiku kudus #PSIS Semarang #persiku #Kudus #Liga 2 #Igor Henrique hattrick