KUDUS – Tren positif PSS Sleman terus berlanjut usai meraih kemenangan meyakinkan atas tuan rumah Persiku Kudus pada pekan kedua Pegadaian Championship 2025/2026.
Bertanding di Stadion Wergu Wetan, Minggu (21/9) sore, Super Elang Jawa sukses menundukkan Macan Muria dengan skor 3-1.
Kemenangan ini membuat PSS Sleman menyalip Persiku Kudus dan kini menempati posisi puncak klasemen sementara Grup Timur.
Baca Juga: Stadion Wergu Wetan Kudus Memanas, PSS Sleman Bawa Pulang Tiga Poin
Laga ini berlangsung sengit dengan kedua tim saling menyerang.
Hujan yang mengguyur stadion pada menit-menit awal tak mengurangi semangat para pemain untuk memperebutkan kemenangan.
PSS Sleman membuka keunggulan lebih dulu melalui gol cepat Gustavo Tocantins pada menit ke-4.
Tendangan keras penyerang asal Brasil itu tak mampu dibendung kiper Persiku.
Meski tertinggal, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-41 lewat sundulan Kandaimu Y hasil dari sepak pojok, skor menjadi 1-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSS Sleman melakukan beberapa pergantian pemain.
Serangan mereka semakin gencar, dan pada menit ke-54 Syaiful Djoge berhasil membawa tim tamu unggul 2-1.
Baca Juga: Drama Penalti Gagal dan Kebobolan Cepat, Persijap Takluk dari Persita Tangerang
Tidak puas, PSS Sleman terus menekan hingga menit ke-73, Frederic Injai dilanggar di kotak penalti, dan Gustavo Tocantins sukses mengeksekusi penalti, menjadikannya brace sekaligus menutup skor menjadi 3-1.
Pelatih PSS, Ansyari Lubis, menyatakan rasa bangganya atas kerja keras pemain. "Kemenangan ini penting dan menjadi motivasi untuk laga-laga berikutnya," ujarnya.
Pemain tengah PSS, Arda Alfareza, menambahkan, kemenangan ini dipersembahkan untuk para pendukung dan keluarga.
Namun, pertandingan kali ini juga diwarnai insiden kecil. Video yang diunggah akun Instagram @wasitmafia memperlihatkan seorang panitia pertandingan dikejar oleh sekelompok suporter PSS Sleman yang nekat masuk stadion.
Kericuhan itu terjadi diduga karena beberapa suporter tidak mendapatkan tiket atau kapasitas stadion sudah penuh.
Baca Juga: Persiku Kudus Keok 1-3 di Kandang, PSS Sleman Pesta Gol lewat VAR dan Brace Tocantins!
Beruntung, panitia berhasil mengamankan diri, dan bentrokan tidak meluas.
Meski terjadi kericuhan, laga tetap berjalan lancar dan ribuan suporter PSS yang hadir tetap fokus mendukung tim kesayangannya.
Insiden ini menjadi catatan penting bagi penyelenggara untuk memperbaiki distribusi tiket dan pengaturan kapasitas stadion di masa mendatang.
Di sisi lain, pelatih Persiku Kudus, Alfiat, mengakui keunggulan tim tamu.
Ia menilai anak asuhnya kurang disiplin di babak kedua dan berjanji memperbaiki performa untuk laga berikutnya melawan Persela. Pemain Persiku, Kandaimu, menambahkan,
"Kami optimis menang, tapi PSS tampil kompak dan beruntung di laga ini."
Hingga peluit akhir dibunyikan, PSS Sleman keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 3-1, sekaligus melanjutkan tren positif mereka di Championship 2025/2026.
Editor : Ali Mustofa