JEPARA – Persijap Jepara menelan kekalahan menyakitkan di kandang sendiri setelah dibungkam Persita Tangerang dalam laga seru yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu (21/9).
Meski tim tamu harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama, Persijap gagal memanfaatkan situasi dan justru dipaksa menyerah dengan skor tipis 1-2.
Sejak menit awal, pertandingan berlangsung ketat. Kedua tim menampilkan permainan berhati-hati pada babak pertama.
Persijap sempat unggul lebih dulu pada menit ke-9 melalui aksi Carlos Franca, yang menyambar umpan sepak pojok dari Sudi Abdallah.
Pada menit ke-37, Persijap kembali mendapatkan peluang emas. Kapten tim, Rosalvo, dilanggar di dalam kotak penalti oleh Muhammad Toha dari Persita, yang berbuah kartu merah bagi pemain Persita.
Wasit kemudian menunjuk titik putih, namun eksekusi penalti oleh Sudi Abdallah gagal, sehingga skor tetap 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persita menunjukkan kebangkitan. Hanya lima menit setelah jeda, Aleksa Andrejic sukses menaklukkan kiper Rodrigo Moura dengan tendangan akurat ke pojok atas.
Dua menit kemudian, Hokky Caraka menambah gol kedua untuk Persita, membalikkan keadaan menjadi 1-2.
Upaya Persijap menembus pertahanan rapat lawan tidak membuahkan hasil.
Bola lebih banyak bergulir di lini tengah, dan dukungan dari suporter Jepara tak mampu mengangkat performa tim.
Baca Juga: Kunci Kehidupan Berkualitas: Berpikir Benar, Berbuat Baik, Hidup Indah
Kekalahan ini menghentikan langkah Persijap naik ke papan atas, sehingga mereka tetap berada di posisi kesembilan dengan delapan poin.
Pelatih Persijap, Mário Licinio Guerreiro Lemos, mengaku sangat kecewa. Menurutnya, kurangnya fokus dan disiplin pemain menjadi faktor utama kekalahan ini.
“Pemain kurang kompak, posisi tidak terjaga dengan baik. Ini kekalahan yang menyakitkan,” ungkapnya.
Sementara itu, kiper Rodrigo Moura menambahkan, “Mental pemain sempat down setelah kebobolan. Penalti yang gagal seharusnya bisa menjadi momentum untuk menang. Semua pemain perlu dievaluasi.”
Hasil laga ini juga berdampak pada klasemen Super League 2025/2026. Bersamaan dengan kemenangan PSM Makassar atas Persija Jakarta 2-0, posisi beberapa tim mengalami pergeseran.
Persita Tangerang naik ke peringkat ke-12 dengan tujuh poin, sedangkan PSM Makassar kini berada di posisi ke-13.
Persija tetap di posisi kedua dengan 11 poin, dan Persijap di posisi kesembilan.
Update Klasemen Super League 2025/2026 per Minggu (21/9) malam:
-
Borneo FC Samarinda – 4 laga – 12 poin
-
Persija Jakarta – 5 laga – 11 poin
-
PSIM Jogja – 6 laga – 11 poin
-
Persebaya Surabaya – 5 laga – 9 poin
-
Dewa United FC – 6 laga – 9 poin
-
Arema FC – 5 laga – 8 poin
-
Malut United FC – 6 laga – 8 poin
-
Bhayangkara Presisi Lampung FC – 6 laga – 8 poin
-
Persijap Jepara – 6 laga – 8 poin
-
Persib Bandung – 4 laga – 7 poin
-
Persik Kediri – 6 laga – 7 poin
-
Persita Tangerang – 5 laga – 7 poin
-
PSM Makassar – 5 laga – 6 poin
-
Bali United FC – 5 laga – 6 poin
-
Madura United FC – 6 laga – 5 poin
-
Semen Padang – 5 laga – 4 poin
-
Persis Solo – 5 laga – 4 poin
-
PSBS Biak – 6 laga – 4 poin