Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persijap Ukir Sejarah Setelah Catat Kemenangan di Kandang Melawan Persib Bandung

Fikri Thoharudin • Selasa, 19 Agustus 2025 | 23:52 WIB
SENGIT: Charlos França bersama Alexis Gómez tengah melakukan pressing terhadap pemain Persib, Kakang Rudianto.
SENGIT: Charlos França bersama Alexis Gómez tengah melakukan pressing terhadap pemain Persib, Kakang Rudianto.

JEPARA - Kehadiran Persijap Jepara sebagai tim promosi tak dapat lagi dipandang sebelah mata. 

Dalam laga keduanya, di hadapan 8212 penonton dalam kandang, Laskar Kalinyamat berhasil menghajar Persib Bandung.

Maung Bandung sebagai juara liga beruntun ditaklukan 2-1 di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) pada Senin (18/8). Sudi Abdallah tak sudi timnya merenggut kekalahan di dalam kandang. Berkat gol pamungkasnya di penghujung waktu, menyelamatkan skuad dari kekalahan dan kekecewaan besar.

Babak pertama berakhir sama, dengan skor 0-0. Namun 22 menit usai ditiupkan peluit kick off babak kedua, tepatnya pada 69' Carlos Henrique França Freires berhasil menjebol gawang yang dijaga Teja Paku Alam, usai mendapatkan umpan dari Alexis Nahuel Gómez.

Pertandingan semakin memanas. Tak terima dihajar di kandang lawan, tim asuhan Bojan Hodak memberikan kian memberikan pressure tinggi kepada Persijap Jepara.

Pada 90+2', Uilliam Moreira Da Silva Marcilio berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti. Namun pertandingan tak berhenti di situ.

Hanya berjarak dua menit, Sudi Abdallah membuat gol penyelamat pada sisa-sisa tambahan waktu babak kedua. Yakni di menit ke 90+4, Sudi menuntaskan umpan lambung yang dilancarkan Dicky Kurniawan.

Pertandingan selesai, Persijap membopong tiga poin. Kemenangan ini membuat Persijap Jepara untuk sementara waktu merangkak ke posisi kelima dari setidaknya 18 skuad dalam kaliber BRI Super League.

Laskar Kalinyamat bertengger dengan 4 poin. Sementara ini puncak klasemen ada di tangan Persija dengan 6 poin. Disusul Borneo FC Samarinda di urutan kedua dengan 6 poin. Lalu Arema FC serta Malut United FC dengan 4 poin.

Pelatih Kepala Persijap Jepara, Mário Licinio Guerreiro Lemos berhasil buktikan perkataannya. Siapapun yang menghadapi skuad asuhannya, terlebih di dalam kandang, akan dibuat kewalahan.

Kemenangan kali ini membuktikan bahwa, sekalipun tim promosi, Persijap Jepara berhasil meraih kemenangan pertama di kandang.

"Kami telah berusaha sampai babak pertama selesai. Kemudian terus meningkatkan permainan hingga tercipta gol oleh França," ungkapnya dalam pers conference usai laga.

Pihaknya menyadari, menghadapi Persib Bandung, bukanlah hal yang sepele. Termasuk saat melawan PSM Makassar pekan lalu. Sehingga sejak awal ditiup peluit pertanda kick off babak pertama, skuad asuhannya bermain cukup cepat dan keras.

Setengah pertandingan di babak pertama, Wahyudi Setiawan Hamisi diganjar kartu kuning oleh wasit, Yudai Yamamoto.

Charlos Henrique França Freires juga diberi kartu kuning setelah selebrasi mencetak gol di menit 69. Rosalvo Candido Rosa Junior juga menerima kartu kuning di menit 80. Termausk Rodrigo Moura Di Nascimento juga mendapatkan kartu kuning di menit 90, yang menyebabkan tim lawan menerima hadiah penalti.

Di kubu lawan, hanya tiga pemain yang menerima kartu kuning yakni Kakang Rudianto, Igor Tolic dan Marc Anthony Klok. 

Pada laga sebelumnya saat melawan PSM Makassar pada Jumat (8/8), 6 pemain Persijap Jepara mendapatkan kartu kuning. Di antaranya Elvis Sakyi, Wahyudi Setiawan Hamisi, Najeeb Yakubu, Alexis Nahuel Gómez, Douglas Nonato Oliveira Cruz, serta Carlos Henrique França Freires.

Sepuluh kartu kuning tercatat. Akan tetapi menurutnya hal itu tidak begitu menjadi masalah yang berarti. Sebab, seperti kali ini, laga berakhir dengan kemenangan.

"Jadi memang (kartu kuning, Red) sedikit banyak, karena harus fight. Risikonya itu, tapi poin lebih penting di pertandingan ini," ujarnya.

Pada saat yang sama, França menyampaikan bahwa dirinya merasa bahagia. Apalagi ini merupakan gol keduanya usai bermain dengan PSM Makassar pada pekan yang lalu.

"Ini juga berkat dukungan para supporter Persijap. Ini kemenangan pertama yang penting di dalam kandang," ringkasnya.

Terpisah, Pelatih Persib Bojan Hodak menyebutkan skuadnya membuat tak sedikit kesalahan dalam laga bersama Persijap kali ini 

"Kita banyak melakukan kesalahan yang tidak bisa ditoleransi. Sangat minim melakukan finishing dan shooting," ucapnya.

Di samping itu, menurutnya gol kedua yang dicipta Sudi Abdallah seharusnya tidak terjadi apalagi di detik-detik jelang berakhirnya laga.

"Gol kedua bodoh, seharusnya tidak terjadi," tandasnya.

Sebelumnya, Persib Bandung juga mendapat kesempatan emas di pertengahan babak pertama, saat Beckham Putra mendapat umpan, dan kemudian mengopernya ke Uilliam Barros, tendangan itu berbuah gol. Namun, setelah wasit mengecek VAR, Beckham Putra lebih dulu terjebak offside. Gol dibatalkan.

Dalam laga ini, Beckham juga mendapat cedera di ujung babak sebelum turun minum. Beckham mengaku saat itu sempat merasakan kendala di bagian hamstringnya. Sehingga, dia tak dapat melanjutkan pertandingan.

"Ya, sempat kaget karena terasa di hamstring saat tadi loncat secara mendadak," ucapnya usai laga didampingi sang pelatih.

Pihaknya juga merasa belum bisa memberikan yang terbaik bagi tim. Sekalipun dalam pertandangan tersebut timnya datang tidak untuk kalah, melainkan untuk merebut kemenangan.

"Semoga dengan ini bisa meningkatkan cara dan kemampuan bermain menjadi lebih baik ke depan" tandasnya.

Kemenangan bagi Persijap atas Persib ini membubuhkan tinta sejarah baru. Pada (13/2/2011) Persib Bandung menang 4-1 atas Persijap Jepara. Kemudian pada (7/5/2011) Persijap Jepara 1-1 Persib Bandung. Pada (9/2/2014) Persijap Jepara 1-1 Persib Bandung. Sedangkan laga terakhir, pada (19/8/2014) Persib Bandung membantai 5-0 Persijap Jepara.

Setelah laga ini, Persijap Jepara akan bertandang melawan Borneo FC Minggu (24/7) pukul 15.30, serta akan menjamu Arema FC di kandang pada Sabtu (30/8) pukul 19.00.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
#persijap #Super League 2025 2026 #jepara #laskar kalinyamat #persib #Sudi Abdallah #gbk #Franca