RADAR KUDUS - Pekan pertama Super League 2025/2026 langsung menghadirkan drama yang tak terduga.
Dari tiga tim promosi musim ini, dua di antaranya sukses mencuri perhatian dengan hasil impresif, sementara satu lainnya harus mengakui keunggulan lawan.
PSIM Yogyakarta menjadi sorotan setelah memetik kemenangan mengejutkan di markas Persebaya Surabaya.
Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (8/8) malam, tim berjulukan Laskar Mataram tampil tanpa rasa takut dan berhasil memaksa Bajol Ijo menyerah di hadapan pendukungnya sendiri.
Kekalahan ini membuat Persebaya langsung terpuruk ke posisi juru kunci klasemen sejak awal musim.
Persijap Jepara Curi Poin di Kandang PSM
Tak hanya PSIM, Persijap Jepara juga menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim penggembira di liga.
Melawat ke Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, menghadapi PSM Makassar, Laskar Kalinyamat sempat dibuat frustrasi setelah gawangnya dibobol cepat oleh Victor Dethan di menit ke-7.
Namun, mental baja mereka terbukti di detik-detik akhir pertandingan. Carlos Henrique França, penyerang andalan Persijap, mencetak gol dramatis di masa injury time babak kedua yang membuyarkan kemenangan di depan mata PSM.
Hasil 1-1 ini membuat Persijap pulang membawa satu poin berharga dari lawatan yang sebelumnya diprediksi akan sulit.
Baca Juga: Drama di Menit Akhir! Persebaya Keok dari PSIM Yogyakarta di Laga Pembuka Super League
Bhayangkara FC Terhenti di Samarinda
Berbeda nasib dengan PSIM dan Persijap, Bhayangkara FC yang baru kembali ke kasta tertinggi harus puas menelan kekalahan tipis 0-1 dari Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda.
Gol semata wayang Mariano Peralta pada menit ke-66 menjadi pembeda di laga tersebut.
Meskipun kalah, The Guardians menunjukkan permainan yang cukup disiplin, namun belum cukup tajam untuk mengimbangi agresivitas tim tuan rumah.
Klasemen Sementara: Persebaya di Dasar
Kejutan yang dihadirkan PSIM dan Persijap secara otomatis mengguncang susunan klasemen sementara Super League.
Persebaya, yang musim lalu menjadi salah satu tim papan tengah, kini justru mendekam di dasar klasemen.
PSIM mengamankan tiga poin penuh dan langsung merangsek ke papan atas, sementara Persijap menempati posisi menengah berkat hasil imbang tandang.
Borneo FC, dengan kemenangan tipisnya, juga ikut memanaskan persaingan awal musim.
Baca Juga: Link Live Streaming Persebaya vs PSIM di Gelora Bung Tomo, Laga Pembuka BRI Super League 2025/26
Sinyal Perang di Musim Panjang
Hasil pekan perdana ini memberi pesan tegas: musim 2025/2026 akan penuh kejutan. Tim-tim promosi tidak datang untuk sekadar bertahan, tetapi siap bersaing memperebutkan posisi terhormat.
Persebaya harus segera berbenah jika tak ingin tren buruk berlanjut, sementara PSM perlu belajar dari kelengahan mereka di menit-menit akhir.
Di sisi lain, PSIM dan Persijap kini punya modal mental luar biasa untuk menghadapi laga-laga berat berikutnya.
Editor : Mahendra Aditya