PAREPARE - Laga perdana Persijap Jepara melawan PSM Makassar yang berlangsung pada Jumat (8/8) di BJ Habibie Stadium Parepare berjalan panas.
Gol pertama bagi PSM Makassar tercipta di menit-menit pembuka.
Sedangkan Persijap Jepara melalui França memberikan kejutan gol penyama di penghujung pertandingan.
Sejak babak pertama hingga jelang laga usai, kartu kuning turun menghujani para pemain. Baik Persijap Jepara maupun PSM Makassar.
Juku Eja berhasil menjamu dan menguji Laskar Kalinyamat yang tengah bertandang ke kandangnya. Setiap gerak dari para pemain Laskar Kalinyamat dipepet ketat oleh para pemain PSM Makassar.
Pada kick off babak pertama, berkat umpan dari Victor Luiz Prestes Filho, Victor Jonson Benjamin Dethan berhasil menjebol gawang Persijap yang dijaga oleh Rodrigo pada menit ke-6.
Setelah gol pertama tercipta, suasana semakin dinamis. Persijap Jepara juga tampak taktis, mencoba bermain cepat.
Bahkan pada babak pertama ini, seiring dengan basahnya rumput hijau oleh hujan, sejumlah pemain baik dari Persijap maupun PSM Makassar juga terhujani kartu kuning.
Tercatat setidaknya 11 kartu kuning yang diberikan oleh Sang Wasit, Tommi Manggopa selama laga berlangsung.
Kartu kuning pertama didapati oleh Elvis Sakyi di menit ke-26. Disusul oleh Akbar Tanjung yang mendapat kartu kuning di menit ke-31. Kemudian Karel Ridzald Iek pada menit 45.
Head Coach Persijap Mário Licinio Guerreiro Lemos tampak tak puas dengan permain babak pertama.
Sontak mengganti Indea Arya dengan Dicky Kurniawan dan Elvis Sakyi dengan Najeeb Yakubu. Lalu Franc Rikhart Sokoy yang digantikan oleh Adzikry Fadlilah.
Namun hingga berakhirnya babak pertama, Persijap Jepara masih ditahan 1-0 oleh PSM Makassar.
Babak kedua, suasana pertandingan di atas rumput hijau Kota Parepare tersebut kian memanas.
Kubu Juku Eja juga melakukan pergantian pemain, Mufli Hidayat menggantikan Arham Darmawan dan Ananda Raehan Alief mengganti Victor Dethan.
Tak berselang lama, Wahyudi Hamisi diganjar kartu kuning dari wasit karena berlaku keras kepada lawan di menit 66. Tak sabar, Mario Lemos kemudian menerjunkan Rosalvo dengan mengganti Diogo Brito di menit 66.
Disusul kartu kuning kepada pihak Juku Eja, Victor Luiz pada menit 70. Lalu Najeeb Yakubu mendapati kartu kuning di menit ke 75, serta Alexis Nahuel Gómez dikartu kuning menit 78. Pada saat yang bersamaan Rizky Pratama juga dijatuhi kartu kuning lantaran terlibat pertikaian dengan Alexis Gómez.
Pada menit ke-82 Douglas Nonato Oliveira Cruz juga diganjar kartu kuning disusul Muh Dzaky Asraf yang juga dikartu kuning pada menit 90+2.
Setelah dipres habis-habisan. Persijap akhirnya membuktikan keandalannya dengan mencetak gol di penghujung laga.
Di menit-menit akhir waktu tambahan Wasit Tommi Manggopa itu, Carlos Henrique França Freires berhasil menjebol gawang Juku Eja dengan tendangan langsungnya.
Terciptanya gol tersebut usai França mendapati bola dari sepak pojok kedua di saat injury time. Meskipun usai mencetak gol penyama skor, França turut dikenakan kartu kuning lantaran selebrasi hingga menbuka baju kebanggaannya.
Gol balasan tersebut menjadi cetakan yang menghindarkan Persijap Jepara dari kekalahan di kandang lawan.
Sekaligus mempertegas, sekalipun Persijap Jepara merupakan tim promosi akan tetapi juga memiliki kejutan-kejutan yang membuat penonton di tribun bergemuruh-lesu.
Skuad asuhan Mario Lemos tersebut memiliki bekal untuk menghadapi Persib Bandung pada (18/8) mendatang dengan titian langkah yang tegas. Tanpa tangan kosong. Melainkan optimisme dan semangat juang yang tak pernah padam.(fik)
Editor : Mahendra Aditya