RADAR KUDUS - Viktor Gyökeres jadi rebutan panas di bursa transfer musim panas ini.
Manchester United disebut tinggal selangkah lagi amankan bomber tajam Sporting CP itu, sementara Al Hilal gigit jari meski tawarkan gaji fantastis!
Bursa transfer musim panas 2025 semakin panas. Kali ini, Viktor Gyökeres, striker haus gol milik Sporting CP, menjadi pusat perhatian klub-klub elit Eropa—dan bahkan Timur Tengah.
Namun, kabar mengejutkan datang dari Inggris. Manchester United dikabarkan memenangi persaingan sengit melawan Al Hilal untuk mendatangkan pemain asal Swedia tersebut.
Padahal, klub raksasa Arab Saudi itu sempat membuat manuver mengejutkan dengan tawaran gaji selangit.
Menurut laporan dari L’Équipe, Al Hilal siap mengguyur Gyökeres dengan bayaran tahunan €35 juta atau setara Rp600 miliar, plus bonus! Tapi hasilnya? Ditolak mentah-mentah.
Gyökeres Pilih Setan Merah, Tolak "Uang Minyak"
Keputusan Viktor Gyökeres menolak tawaran fantastis dari Timur Tengah bukan tanpa alasan. Meski tergiur secara finansial, sang striker kabarnya tetap memprioritaskan karier di Eropa, khususnya di Liga Premier Inggris.
Ia disebut ingin tampil di kompetisi paling kompetitif dan tak ingin kariernya "mandek" di liga yang tak sekompetitif Eropa.
Manchester United melihat peluang ini sebagai celah emas. Klub yang kini sedang merestrukturisasi skuad besutan Erik ten Hag itu dikabarkan telah menyiapkan tawaran sekitar £60 juta untuk sang striker. Meski klausul pelepasannya di Sporting CP mencapai £85 juta, Setan Merah optimistis bisa menegosiasikan harga lebih bersahabat.
Gyökeres memang bukan nama sembarangan. Dalam 52 penampilan musim lalu, ia mencetak 54 gol—statistik luar biasa yang langsung menarik perhatian klub-klub top Eropa.
MU Tancap Gas: Sudah Gaet Matheus Cunha, Incar Mbeumo
Manchester United tampaknya serius merombak lini depannya. Setelah resmi memboyong Matheus Cunha dari Wolves dengan mahar £62,5 juta, kini mereka juga meningkatkan tawaran kepada Bryan Mbeumo dari Brentford menjadi £60 juta.
Strategi agresif ini menunjukkan bahwa manajemen klub tak main-main dalam menyusun skuad kompetitif musim depan.
Apalagi, laporan dari The Sun mengungkap bahwa pengurangan biaya operasional klub dari £203,7 juta menjadi £162,1 juta membuka ruang besar untuk belanja pemain.
Al Hilal Gagal Lagi: Sebelumnya Ditolak Osimhen
Ini bukan pertama kalinya Al Hilal dikecewakan oleh bintang Eropa. Sebelumnya, mereka juga gagal mendatangkan Victor Osimhen dari Napoli, meski bersedia membayar klausul €75 juta dan menawarkan gaji €40 juta per tahun.
Sang striker asal Nigeria lebih memilih bertahan di Eropa, bahkan tengah mempertimbangkan tawaran kontrak baru dari Galatasaray.
Kini, harapan besar Al Hilal kembali pupus setelah Gyökeres juga memilih haluan yang sama: tetap bermain di panggung besar Eropa.
Baca Juga: Hak Siar Liga Italia Serie A Musim 2025-2026 Dipegang Vidio & beIN Sports, Hingga 2026/2027
Rafael Leão & Carreras Juga Dilirik Klub Elit
Sementara itu, bursa transfer juga diramaikan rumor perpindahan Rafael Leão dari AC Milan.
Penyerang Portugal berusia 25 tahun disebut ingin mencari tantangan baru, dengan Bayern Munchen dikabarkan tertarik merekrutnya. Milan membanderolnya minimal €70 juta.
Di sisi lain, Real Madrid terus menekan Benfica untuk menurunkan harga Álvaro Carreras, yang ditaksir €48 juta.
Los Blancos ingin menyelesaikan transfer sebelum jendela mini transfer ditutup agar sang pemain bisa langsung bermain di Piala Dunia Antarklub.
Gyökeres Bisa Jadi Kunci Kebangkitan MU?
Keputusan Viktor Gyökeres memilih Manchester United alih-alih uang besar dari Timur Tengah bisa jadi sinyal bahwa striker berusia 26 tahun ini lebih mementingkan tantangan ketimbang uang.
Dengan insting gol mematikan dan ketajamannya di depan gawang, ia bisa jadi jawaban atas tumpulnya lini depan Setan Merah dalam beberapa musim terakhir.
Jika transfer ini resmi terjadi, bukan tidak mungkin Gyökeres akan menjadi salah satu pembelian terbaik MU dalam satu dekade terakhir.
Dan untuk Al Hilal? Mereka harus kembali mencari target baru—karena uang saja tak cukup memikat pemain top dunia yang masih ingin bersinar di panggung utama Eropa.