RADAR KUDUS - Remaja berusia 17 tahun kelahiran 2007 menjadi starter termuda Setan Merah dalam sejarah Premier League saat melawan Brentford.
Manchester United kembali menorehkan sejarah dalam ajang Premier League. Kali ini bukan soal kemenangan dramatis, melainkan karena munculnya bintang muda baru: Chidozie Obi-Martin, atau yang lebih dikenal sebagai Chido Obi.
Pemain asal Denmark ini resmi menjadi pemain termuda yang pernah menjadi starter di ajang Premier League untuk Setan Merah, dalam laga sengit melawan Brentford, Minggu lalu.
Saat itu, Obi tampil sebagai starter di usia 17 tahun dan 156 hari, melampaui rekor sebelumnya dan mencuri perhatian publik sepak bola Inggris.
Meski baru mencatatkan penampilan keenam di level senior, laga kontra Brentford adalah debut penuh pertamanya sejak menit awal—dan itu terjadi dalam sebuah laga dramatis yang berakhir 4-3 untuk Brentford.
Dengan tinggi badan 188 cm dan kekuatan fisik yang mumpuni, Obi menempati posisi ujung tombak dalam starting XI muda Manchester United yang memiliki rata-rata usia hanya 22 tahun dan 270 hari.
Ini adalah susunan pemain termuda ketiga dalam sejarah Premier League, hanya kalah dari skuad Middlesbrough (2006) dan Arsenal (2009).
Baca Juga: Profil dan Biodata Sosok Delwyn Sukamto, Sang CEOkopat Alter Ego Esports!
Dari Kopenhagen ke Old Trafford: Jejak Karier Muda Chido Obi
Lahir di Glostrup, Denmark, pada 29 November 2007, Chido memulai karier sepak bolanya bersama klub lokal KB.
Bakatnya tak butuh waktu lama untuk menarik perhatian. Pada usia 14 tahun, ia hijrah ke Inggris dan bergabung dengan akademi Hale End milik Arsenal, tempat di mana kariernya mulai bersinar terang.
Baru berumur 15 tahun, Obi sudah bermain di tim U-18 Arsenal dan langsung mencetak hat-trick dalam debut penuhnya melawan Southampton.
Tak lama kemudian, ia sudah dipromosikan ke tim U-21. Ketajamannya sebagai penyerang menjadi pembicaraan di internal klub.
Pada Oktober 2024, Manchester United berhasil memboyong sang penyerang belia ke Old Trafford.
Debutnya bersama tim U18 MU berlangsung memukau: hat-trick hanya dalam 14 menit ke gawang Nottingham Forest. Tak butuh waktu lama bagi pelatih untuk mengenalkan dia ke tim senior.
Obi tampil pertama kali untuk skuad utama Manchester United pada 16 Februari 2025, sebagai pemain pengganti menggantikan Casemiro dalam laga melawan Tottenham.
Meski saat itu MU kalah 1-0, kehadirannya membawa harapan baru di lini depan klub.
Statistik Singkat dan Kiprah di Timnas
Obi telah bermain di berbagai level usia, mulai dari Arsenal U18 hingga Denmark U21. Total dalam musim 2024/2025, dia mencatatkan:
-
6 penampilan untuk tim utama MU di Premier League
-
4 laga di Premier League 2 (PL2)
-
6 pertandingan di UPL (Under Premier League)
-
39 gol dari 38 pertandingan di semua level musim ini
Tak hanya mencuri perhatian di level klub, Obi juga telah bermain untuk timnas Denmark U21, bahkan sempat membela Inggris U16 dalam masa transisinya sebelum memilih membela negara kelahirannya.
Masa Depan Cerah di Depan Mata
Dengan performa yang terus menanjak dan dukungan dari pelatih Ruben Amorim, Chido Obi diyakini akan menjadi andalan lini depan MU dalam waktu dekat. Apalagi, usianya masih 17 tahun, artinya waktu dan ruang berkembang masih sangat luas.
Manchester United kini memiliki tiga laga tersisa di musim Premier League 2024/2025.
Banyak yang berharap Obi bisa kembali dimainkan agar mendapat menit bermain lebih banyak—dan mungkin saja, mencetak gol pertamanya di liga utama.
Dengan tubuh jangkung, kemampuan menggiring bola yang tajam, dan naluri mencetak gol yang tinggi, banyak yang menyebut Chido Obi sebagai the next big thing di Old Trafford.
Mampukah dia mengikuti jejak legenda muda MU seperti Marcus Rashford atau bahkan Wayne Rooney?
Satu hal yang pasti: dunia telah mulai memperhatikan. Dan Chido Obi baru saja memulai langkahnya menuju panggung besar sepak bola dunia.
Editor : Mahendra Aditya